MATTANEWS.CO, JAMBI – Polda Jambi bersama Polresta Jambi dan instansi terkait menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mendukung keamanan dan kelancaran pelaksanaan Presisi Merdeka Run 2026 yang akan berlangsung di Kota Jambi, Minggu (9/8/2026).
Kegiatan yang mengusung semangat “Satu Langkah, Sejuta Perubahan” tersebut dipusatkan di kawasan Lapangan Garuda, Kompleks Kantor Gubernur Jambi, dan akan diikuti ribuan peserta.
Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib, kepolisian akan melakukan penutupan sementara serta pengalihan arus kendaraan di sejumlah ruas jalan yang menjadi jalur kegiatan.
Adapun sejumlah ruas jalan yang akan diberlakukan penutupan sementara meliputi Simpang Karya menuju Simpang BI, Simpang Empat Koramil Telanaipura menuju Kantor Gubernur, Simpang Museum menuju Simpang BI, Simpang Pulai menuju Simpang Tanjung, serta Simpang Tugu Juang menuju Simpang Masjid Nurul Hikmah.
Selain penutupan sementara, pada sejumlah ruas jalan lainnya akan diberlakukan sistem buka-tutup secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi arus lalu lintas di lapangan.
Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, mengatakan rekayasa lalu lintas dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjamin keamanan dan keselamatan peserta Presisi Merdeka Run 2026 maupun masyarakat pengguna jalan.
“Rekayasa lalu lintas ini merupakan langkah yang harus dilakukan demi menjamin keamanan dan keselamatan seluruh peserta maupun pengguna jalan selama berlangsungnya Presisi Merdeka Run 2026. Kami juga berupaya agar aktivitas dan mobilitas masyarakat tetap dapat berjalan dengan baik melalui pengaturan serta pengalihan arus di sejumlah titik,” ujar Erlan.
Ia mengimbau masyarakat yang hendak melintasi kawasan terdampak rekayasa lalu lintas agar menyesuaikan waktu perjalanan, memperhatikan arahan petugas, serta menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan menggunakan jalur alternatif apabila hendak melintasi kawasan yang dilakukan penutupan sementara. Personel akan ditempatkan di sejumlah titik untuk melakukan pengaturan, memberikan informasi kepada pengguna jalan, serta memastikan arus lalu lintas tetap terkendali,” jelasnya.
Masyarakat juga diminta mematuhi setiap arahan petugas di lapangan dan tidak memaksakan diri melintasi ruas jalan yang sedang ditutup demi menjaga keselamatan bersama.
Menurut Erlan, kepolisian akan berupaya memberikan pelayanan dan pengaturan secara optimal agar pelaksanaan kegiatan tetap berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat pengguna jalan.
“Kami berharap masyarakat dapat memahami dan mendukung rekayasa lalu lintas ini. Seluruh personel di lapangan akan berupaya memberikan pelayanan dan pengaturan sebaik mungkin sehingga kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar, sementara kepentingan masyarakat pengguna jalan tetap menjadi perhatian,” tambahnya.
Polda Jambi juga menyampaikan permohonan maaf apabila penutupan sementara dan pengalihan arus lalu lintas menimbulkan ketidaknyamanan atau berdampak terhadap aktivitas masyarakat.
“Atas nama Polda Jambi, kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat apabila rekayasa lalu lintas ini mengganggu aktivitas dan mobilitas. Kami memohon pengertian serta dukungan masyarakat karena langkah ini dilakukan semata-mata untuk menjamin keamanan, keselamatan, dan kesuksesan pelaksanaan Presisi Merdeka Run 2026. Terima kasih atas kerja sama dan partisipasi seluruh masyarakat Jambi,” tutup Erlan.
Polda Jambi berharap dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam menyukseskan Presisi Merdeka Run 2026. Selain menjadi ajang olahraga untuk mendorong pola hidup sehat dan memperkuat semangat kebersamaan, kegiatan tersebut diharapkan dapat semakin mempererat hubungan Polri dengan masyarakat serta memberikan dampak positif bagi aktivitas ekonomi di Kota Jambi.














