Produksi dan Edarkan Minol Tanpa Izin, Pemuda di Tulungagung Diringkus Polisi

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG– Seorang pemuda di Tulungagung diduga memproduksi sekaligus mengedarkan minuman beralkohol (Minol) diringkus anggota Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Tulungagung Polda Jawa Timur pada Jumat (6/1/2023).

Diketahui pemuda itu berinisial BY (45) berdomisili RT 003 RW 005 Desa Sumber dari, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Kejadian penangkapan tersebut dibenarkan oleh Kasat Resnarkoba Polres Tulungagung Polda Jawa Timur, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Didik Riyanto, S.H., M.H., melalui Kasi Humas Polres Tulungagung Inspektur Polisi Satu (IPTU) Mohammad Anshori, S.H., mengatakan peristiwa itu terjadi sekira pukul 09.30 WIB.

“Benar, BY diringkus diduga telah produksi dan edarkan minuman beralkohol jenis Arak saat berada di rumah oleh petugas dari Unit Narkoba,” ucap Anshori sapaan akrab melalui keterangan resmi di terima mattanews.co, Sabtu (7/1/2023) Siang.

Anshori menambahkan pengungkapan kasus itu sebenarnya berawal adanya laporan dari masyarakat bahwasanya di wilayah Desa Sumberdadi marak adanya peredaran minuman keras.

Atas laporan itu, berbekal mengantongi ciri-ciri, akhirnya petugas bergerak cepat melakukannya pengintaian dan penyelidikan.

“Kesabaran petugas akhirnya membuahkan hasil, setelah melihat pemuda sesuai dengan ciri-ciri tersebut akhirnya diringkus oleh petugas pada Jumat (6/1/2023) sekira pukul 09.30 WIB saat berada dirumahnya masuk Desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol,” tambahnya.

“Pelaku (BY) setelah diringkus, petugas berhasil amankan barang bukti diantaranya berupa 3 buah galon plastik berisi seperempat minuman beralkohol jenis anggur merah, 1 buah galon berisi seperempat minuman beralkohol jenis arak, 1 buah kompor gas, 1 buah tabung gas warna hijau ukuran 3 kg,” imbuhnya.

Bacaan Lainnya

“Selain itu, 1 buah wajan, 1 buah dandang alat suling berisi sisa hasil produksi minuman beralkohol, 1 buah botol kaca berisi minuman beralkohol jenis arak, 1 buah tong plastik warna biru, 1 unit handphone merk infinix warna hitam, serta uang tunai senilai 100.000 diduga hasil dari penjualan minuman beralkohol,” kata Anshori menambahkan.

Menurut Anshori, petugas menggelandang pelaku ke Mapolres Tulungagung guna melakukan penyidikan dan pengembangan kasus tersebut.

“Saat disidik oleh petugas, pelaku mengaku telah memproduksi sendiri minuman beralkohol sekaligus mengedarkan barang haram tersebut tanpa ada ijin edarnya,” ujarnya.

“Sementara waktu, pelaku dijebloskan di rumah tahanan Mapolres Tulungagung,” sambungnya.

“Atas perbuatannya, pelaku melanggar Pasal 137 ayat (1) Jo. pasal 77 ayat (1) sub pasal 142 Jo. pasal 91 ayat (1) UU RI No. 18 Tahun 2012, tentang Pangan sub pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 8 ayat (1) huruf g dan i UU RI No. 8 tahun 1999 tentang perlindungan Konsumen sub pasal 106 Jo. pasal 24 ayat 1 UU RI. No. 7 tahun 2014 tentang perdagangan,” tutup Mantan Wakapolsek Besuki Polres Tulungagung, Polda Jawa Timur itu.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait