BERITA TERKINIHEADLINE

Puput Warsono, SH Kenang H. Nang Ali Solichin: Guru, Mentor Politik, dan Mertua Saya

×

Puput Warsono, SH Kenang H. Nang Ali Solichin: Guru, Mentor Politik, dan Mertua Saya

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALI – Dunia politik dan hukum Sumatera Selatan kembali berduka. H. Nang Ali Solichin, mantan Bupati Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten Musi Rawas, serta salah satu tokoh pejuang pemekaran Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), menghembuskan napas terakhir pada Jumat (24/7/2026).

Atas kepergian almarhum, _Puput Warsono, SH, Praktisi Hukum dan Tokoh Pemuda Kabupaten PALI_ menyampaikan duka cita mendalam.

Guru, Mentor, dan Mertua

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un._
Dengan hati yang sangat berduka saya, Puput Warsono, SH, menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas wafatnya Ayahanda H. Nang Ali Solichin,” ungkap Puput.

Bagi Puput, almarhum bukan hanya seorang pemimpin besar.
“Beliau adalah guru, mentor politik, dan sekaligus mertua. Banyak ilmu, nilai kepemimpinan, dan keteladanan yang saya dapatkan langsung dari beliau,” ujarnya.

Teladankan Politik yang Beradab

Puput mengenang H. Nang Ali Solichin sebagai sosok yang mengajarkan arti mengabdi untuk rakyat.

“Beliau mengajarkan saya tentang arti mengabdi untuk rakyat, tentang politik yang beradab, dan tentang tanggung jawab seorang pemimpin daerah. Jasa dan bimbingan beliau tidak akan pernah saya lupakan,” katanya.

Kehilangan Besar untuk Sumsel

Puput menilai kepergian almarhum merupakan kehilangan besar bukan hanya untuk keluarga, tetapi juga untuk daerah.

“Saya yakin kepergian beliau adalah kehilangan besar bukan hanya untuk keluarga, tetapi juga untuk Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Musi Rawas, dan kita semua di Bumi Serapat Serasan ini,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Puput mendoakan almarhum.
“Semoga Allah SWT melapangkan kubur beliau, menerima segala amal ibadah, dan menempatkan beliau di Jannatun Na’im. Untuk keluarga besar, semoga diberikan ketabahan dan kekuatan.

Selamat jalan Ayahanda. Kami akan melanjutkan perjuangan dan nilai-nilai baik yang Ayahanda ajarkan.”