Reporter : Nisya
OKI, Mattanews.co – Puskesmas Mulyaguna Kecamatan Teluk Gelam Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) ikut serta memeriahkan peringatan hari kesehatan Nasional (HKN) yang bertempat di halaman kantor Dinas Kesehatan (Dinkes)Kabupaten OKI, Senin (25/11/2019).
Peringatan HKN ke-55 tahun 2019 yang bertemakan “Generasi Sehat Indonesia Unggul” di meriahkan oleh seluruh Puskesmas dan staf di wilayah Kabupaten (OKI) dengan menampilkan berbagai pertunjukan, menggunakan bermacam kostum dan gaya saat membawakan yel-yel masing-masing, serta dengan diringi musik yang masih dalam tema penyuluhan stunting.
Desa Mulyaguna ikut serta meriahkan acara tersebut dengan menampilkan yel-yel versinya, kekompakan para staf ini menambah heboh para penontong yang hadir dengan diketuai oleh pimpinan Puskesmas Doris SKM,Mkes.
“Kami sangat senang dapat ikut serta memeriahkan hari kesehatan nasional,” ungkap Doris.
Acara juga dihadiri oleh Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung dr. Anna Mirda Zulaikha, Sp.A bersama Sekretaris RSUD Iskandar Puad serta jajaran, Ketua Umum Bidang Kesehatan OKI Rusmiati para pimpinan Puskesmas se- Kabupaten OKI, Kepala cabang Bank BRI, Bank Eka, Sumsel Babel Kayuagung serta pihak sponsor juga para tamu undangan lainnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKI, H M. Lubis, SKM M.Kes pada sambutannya mengatakan, hari ini kami akan mensosialisasikan apa yang dinamakan Stunting yakni terkait masalah tinggi badan yang dipengaruhi oleh asupan gizi buruk yang ahirnya mempengaruhi IQ point daya pikir juga tinggi badan dan perangaruh lainya pada kesehatan.
“Disini juga kita akan adakan lomba gerak jalan dan lagu serta lomba yel – yel namun tetap dalam tema penyuluhan kesehatan yang nantinya akan diberikan bingkisan dari Bank Sumsel, Bank Eka, Bank BRI juga mitra kesehatan lainya,” tuturnya.
Diungkapkanya, pihaknya juga akan lakukan MoU dengan Karang Taruna dalam program inovasi cegah stunting yang disingkat dengan sebutan Cantingraja (cegah stunting melalui remaja). “Hari ini kita akan lounchingkan PSC 119 dial emergenci tindakan cepat dalam merespon kondisi gawat darurat,” jelasnya.
“Kita berharap agar kedepan angka Stunting di Kabupaten OKI semakin menurun sehingga OKI dan daerah -daerah di Indonesia terbebas dari penyakit Stunting,” tandasnya.
Editor : Anang














