Ratusan Anggota PPS Dilantik, Bupati Tulungagung Sebut Pemilu Sarana Kedaulatan Rakyat untuk Lima Tahun

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG– Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M., menyebut Pemilihan Umum (Pemilu) merupakan sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat untuk lima tahun ke depan. Maka dari itu, penyelenggaraan Pemilu harus berjalan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Hal ini dikatakan Maryoto dalam mengawali kata sambutan dalam rangka menghadiri Pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kabupaten Tulungagung di Ballroom Hotel Crown Victoria, Selasa (24/1/2023).

“Hal tersebut membutuhkan dukungan dan peran serta dari semua stakeholder guna menyukseskan pesta demokrasi rakyat,” kata Maryoto.

Maryoto menambahkan pihaknya menyampaikan bahwasannya sukses penyelenggaraan Pemilu tahun 2024 dapat dilihat dari segi prosedural maupun substansial.

“Kesuksesan prosedural dapat dilihat dari pelaksanaan tahapan demi tahapan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, adanya dukungan anggaran, logistik, badan penyelenggara, serta peraturan Perundang-undangan sebagai landasan regulasi pelaksanaan Pemilu itu sendiri,” tambahnya.

“Adapun kesuksesan substansial dapat dilihat apabila pelaksanaan Pemilu tahun 2024 dapat menghasilkan pemimpin yang aspiratif dan mampu membawa kemakmuran dan kesejahteraan bagi masyarakat,” imbuhnya.

Lebih lanjut Maryoto menjelaskan pihaknya memandang peranan penting penyelenggara Pemilu, termasuk di dalamnya PPS Pemilu tahun 2024. Hal ini, harus memiliki integritas dan komitmen dalam menjalankan tugas serta wewenangnya.

Selain itu, pemahaman terhadap peraturan perundang-undangan dan kemampuan untuk melibatkan peran serta masyarakat, sehingga kesuksesan Pemilu tahun 2024 dapat tercapai.

Bacaan Lainnya

“Atas nama Pemkab Tulungagung, kami ucapkan selamat dan sukses kepada PPS yang barusan dilantik,” terangnya.

Masih dalam kata sambutannya, menurut Maryoto, berdasarkan peraturan KPU Nomor 8 tahun 2022, PPS adalah Panitia yang dibentuk KPU kabupaten atau kota yang menyelenggarakan Pemilu dan pemilihan di tingkat kelurahan atau desa.

Keberadaan PPS tentu harus bersinergi dalam melaksanakan tugas dan memastikan masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya.

“Karena salah satu instrumen yang menjadi tolok ukur berhasilnya Pemilu adalah tingginya tingkat partisipasi masyarakat,” ujarnya.

Sebelum mengakhiri kata sambutan, lebih dalam Maryoto memaparkan dalam menjalankan tugas saudara-saudara (Anggota PPS.red) dituntut bekerja secara profesional, mempunyai integritas, jujur, adil, dan senantiasa menjaga netralitas.

“Mengingat netralitas penyelenggara Pemilu merupakan modal yang sangat penting dan berharga dalam mengawal tegaknya demokrasi,” paparnya.

“PPS harus mampu menunjukkan jati dirinya sebagai panglima demokrasi yang independen pada Pemilu serentak tahun 2024 mendatang. Peran dan sumbangsih seluruh anggota PPS dalam melaksanakan tugasnya sebagai perpanjangan dari KPU Kabupaten dapat menjadi landasan dalam suksesnya Pemilu mendatang,” sambungnya.

“Kepada anggota PPS barusan dilantik semoga bisa menjalankan secara profesional, mempunyai integritas, berkepribadian yang kuat, jujur, adil, dan netral, untuk memilih pemimpin yang mampu mewujudkan Indonesia yang lebih makmur dan sejahtera, serta khususnya mampu mendukung upaya kita bersama dalam rangka mewujudkan Tulungagung yang berdaya saing, maju, dan sejahtera,” pungkasnya.

Pantauan media ini , anggota PPS KPU Tulungagung yang dilantik sejumlah 813 orang dari hasil seleksi tertulis maupun tes wawancara yang diikuti ribuan orang dari berbagai Desa di Kabupaten Tulungagung.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait