Remaja di Tulungagung Diringkus Polisi, Amankan Puluhan Botol Arak Bali

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG– Seorang remaja di Tulungagung diduga mengedarkan minuman keras jenis arak Bali, pada saat sedang melakukan transaksi diamankan anggota Satuan reserse narkoba (Satresnarkoba) Kepolisian Resor Tulungagung Polda Jawa Timur pada Senin (16/1/2023).

Diketahui remaja itu berinisial NJP (16) yang memiliki Kartu Tanda Penduduk beralamat Desa Butun Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar Provinsi Jawa Timur.

Kejadian itu dibenarkan oleh Kasat Resnarkoba Polres Tulungagung Polda Jawa Timur, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Didik Riyanto, S.H., M.H., melalui Kasi Humas Inspektur Polisi Satu (IPTU) Mohammad Anshori, S.H., mengatakan peristiwa itu terjadi sekira pukul 21.00 WIB.

“Benar, NJP yang diduga edarkan miras jenis arak Bali diamankan anggota Satresnarkoba Polres Tulungagung di jalan masuk wilayah Desa Rejoagung Kecamatan Kedungwaru,” ucap Anshori sapaan akrab melalui keterangan resmi di terima mattanews.co, Kamis (19/1/2023) Sore.

Anshori menambahkan penangkapan tersebut sebenarnya berawal dari adanya laporan masyarakat terkait peredaran miras di Desa Rejoagung Kecamatan Kedungwaru wilayah hukum Polres Tulungagung.

Atas laporan itu, berbekal mengantongi ciri-ciri, petugas selanjutnya melakukan pengintaian dan penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP).

“Melihat remaja yang menjadi buruannya itu, saat diintai gerak-geriknya akhirnya diringkus saat akan melakukan transaksi miras jenis arak Bali di pinggir jalan masuk Desa Rejoagung, pada Senin (16/1/2023) sekira pukul 21.00 WIB,” tambahnya.

“Barang bukti yang diamankan dari diduga pelaku diantaranya berupa 26 botol miras jenis arak Bali, 1 buah kardus tempat penyimpanan miras, 1 buah handphone merk OPPO A3S warna hitam, 1 buah HP merk Poco warna biru tua, 1 unit motor merk Vega R warna biru beserta Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNK),” imbuhnya.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut Anshori menjelaskan petugas menggelandang pelaku berikut BB ke Mapolres Tulungagung guna dilakukan penyidikan dan pendalaman kasus.

“Sementara waktu, pelaku oleh petugas di jebloskan di rumah tahanan Mapolres Tulungagung,” terangnya.

“Atas perbuatannya, pelaku bakal dijerat dengan pasal 62 ayat (1) Yo Pasal 8 ayat (1) huruf g dan i UU RI No. 8 tahun 1999 tentang perlindungan Konsumen sub pasal 106 Jo. pasal 24 ayat 1 UU RI. No. 7 tahun 2014 tentang perdagangan sub pasal 64 ke 14 UU RI No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja sebagai perubahan pasal 142 dan pasal 91 ayat 1 UU RI No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan,” sambungnya.

“Mengingat pelaku masih anak-anak, oleh petugas tidak dilakukan penahanan, namun kasus tetap dilanjutkan,” tutupnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait