OKP Formabang Gelar Diskusi Bersama Aktivis Sumsel
MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Organisasi ke Pemudaan (OKP) Forum Mahasiswa Palembang (Formabang), menggelar diskusi bersama mahasiswa dan para Aktivis Lingkungan, Aktivis Sosial dan Serikat rakyat mandiri, di Cafe Janji Kelingking, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).
Kegiatan tersebut mengusung tema, ‘Revitalisasi Gerakan Mahasiswa’, di Jalan Sultan Mahmud Masyur, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I Palembang, Sabtu (27/03/2021).
“Kami mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi para narasumber baik dari Aktivis Sosial dan Aktivis Lingkungan, karena sudah berbagi pengalaman ataupun ilmu-ilmu terkait semangat dari gerakan para mahasiswa. Semoga, materi yang sudah diberikan para narasumber bisa di aplikasikan di kehidupan mahasiswa maupun masyarakat,” ujar Ketua Umum Formabang, M Yoga Anugrah saat ditemui dilokasi.
Kabid Organisasi DPN Repdem Achmad Sazali mengatakan, pihaknya berharap teman-teman mahasiswa tetap mengawal di era pemerintahan Presiden Jokowi ini, tetap menjaga ke kritisannya.
“Mahasiswa adalah satu-satunya kekuatan penyeimbang yang memiliki idealisme. Yang bebas dari nilai-nilai kepentingan yang kemurnian gerakannya bisa kita yakini. Teruslah bergerak, dalam koridor idealisme yang dimiliki oleh mahasiswa,” ujar Jack sapaan akrab Achmad Sazali.
Ditempat yang sama, Direktur Eksekutif Kawali Sumsel Chandra Anugrah mengatakan, mahasiswa sebagai agen of change tidak hanya peduli dengan politik, tapi juga peduli dengan lingkungannya. Karena, esensi dari kehidupan manusia adalah bagaimana lingkungan dan manusia saling bersinergi serta saling membutuhkan.
“Untuk teman-teman mahasiswa tidak hanya tumbuh dan besar di kampus saja, tetapi mau juga ke alam. Karena, alam yang menjadi soko guru bagi kehidupan manusia,” beber Chandra Anugrah yang akrab disapa Capung.
Sementara Itu, Direktur Bumi Bahari Sumsel Rio Salahudin mengutarakan, semoga Fomabang ini memang mengembalikan semangat terhadap gerakan teman-teman mahasiswa yang sudah ada.
“Karena banyak program-program yang ada di setiap dinas Kota Palembang, itu bisa di kerjasamakan dalam konteks aplikasi dari gerakan mahasiswa itu sendiri,” ucapnya.
Rio menambahkan, karena banyak program-program yang bisa mensejahterakan rakyat serta memakmurkan rakyat Kota Palembang ini, bisa dilakukan.
“Gerakan pemuda, mahasiswa itu harus punya imajinasi baru. Karena, imajinasi baru inilah yang membedakan kita itu, muda atau tua. Cara berpikir orang muda, Itu harus punya imajinasi, hanya orang tua yang merasakan nyaman di keadaan sekarang,” beber Ketua Serikat Rakyat Mandiri Indonesia (SMRI) Sumsel, Eka Syahrudin yang akrab disapa Bre Eka.
Bre mengungkapkan, bahwa anak muda itu harus merasa tidak nyaman dengan kondisinya sekarang, karena kondisi yang tidak nyaman itulah membuat mereka untuk terus maju ke depan.
“Peradaban itu tidak akan pernah mundur, peradaban itu harus maju, jadi tidak ada pilihan. Maka anak muda, itu harus punya imajinasi baru, dan tetaplah harus merawat imajinasi itu,” katanya.














