Ribuan Personil Dishub Jaga Perbatasan Antar Kabupaten

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Ribuan personil Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan membantu aparat TNI Polri melakukan penyekatan arus mudik lebaran. Sesuai dengan surat dari kementerian bahwa larangan mudik diberlakukan dari tanggal 6 Samapi 17 Mei mendatang. Kebijakan ini diambil guna membatasi penyebaran pandemi covid- 19 yang saat ini semakin menyebar.

“Sedikitnya ada 1.700 orang personil. Tersebar di 17 Kabupaten/Kota di Sumsel personil ini sendiri berasal dari Dishub Kabupaten/Kota. Kita hanya sebagai bantuan lalu lintas saja. Sedangkan gugus tugas di tangani oleh TNI Polri dan Dinas terkait lainnya,” jelas Plt Kadishub Sumsel Ari  Narsa JS saat ditemui diruangnya, Jumat (7/5/2021).

Semua jalur penghubung jalan antar Provinsi dilakukan penyekatan. Tidak ada kendaraan penumpang yang bisa melintas. Hanya mobil pengangkut bahan kebutuhan pokok saja yang boleh lewat. Itupun harus mengantongi surat izin. Sedangkan angkutan tambang dan barang lainnya tidak juga diperkenankan melintas di jalan penghubung.

“Memang benar banyak kendaraan penumpang yang mengalami defisit pendapatan. Tapi ini semua kebijakan pemerintah pusat. Semua ini diambil juga untuk kepentingan bersama,” kata dia.

Tak beda dengan jalur darat. Jalur penghubung di perairan pun sudah ditutup. Pada malam lalu sudah dipasang police line di dermaga BKB. Jalur udara juga tidak jauh beda. Tidak ada penerbangan dalam waktu dekat ini.

Pintu masuk tol juga dilakukan pembatasan. Para penumpang yang akan melintas dilakukan rapid tes antigen. Jika ada yang positif maka akan dilakukan isolasi. Semua biaya akan dibebankan kepada pengendara. Jadi sebaiknya masyarakat menahan diri untuk tidak melakukan perjalanan antar kabupaten bahkan Provinsi.

“Penggunaan jalan yang membawa sembako juga harus menjaga kesehatannya. Sebab jika dilakukan tes covid- 19 dah kedapatan positif maka akan dilakukan isolasi oleh petugas,” ungkapnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait