Reporter : Agustoni
LAHAT,Mattanews.co – Bupati Lahat H. Cik Ujang, hadiri langsung penyerahan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), sebagai program perluasan sembako Kemensos RI 2020, di Operation Room Kantor camat Lahat.
Turut hadir dalam kegiatan itu, wakil bupati Lahat, Kadis Sosial, Kadis Dukcapil Lahat, Kanan Kesbanpol Lahat, Kabag Kesra, Kacab Bank BRI, Kepala Bulog, Lurah dan Kades Sekota Lahat, serta warga perwakilan penerima KKS.
Kabupaten Lahat sendiri tercatat ada 6693 penerima bantuan inu, sedangkan untuk di Kecamatan Lahat sendiri terdata ada sebanyak 927 penerima Program Keluarga Harapan (PKH) (Miskin baru) yang terdampak wabah corona (Covid 19).
Untuk pemilik kartu PKH serta bantuan sosial lainnya seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) dari Dinsos (Dinas sosial) yang terdahulu tidak berhak menerima program ini.
Kadinsos kabupaten Lahat, H. Iskandar, mengatakan, data yang diterima pihaknya merupakan hasil verifikasi data tahun 2015.
Untuk di Kecamatan Lahat disampaikan Iskandar terdata sebanyak 927 KK penerima.
“Data ini merupakan hasil verifikasi dari data 2015 yang datanya sudah tidak lagi sesuai atau valid. Di Kecamatan Lahat tercatat ada 927 keluarga penerima program KKS dari Kementrian Sosial,” ungkap Iskandar. Senin (04/04/2020)
Sementara, Kepala Cabang BRI Lahat, Ari Prasetyo, menjelaskan dari data BRI ada sebanyak 6.693 KPM, dan diharapkan program ini dapat dilaksanakan tanpa ada kendala apapun. Pihaknya sudah menunjuk mitra untuk e-warung atau agen BRI Link nantinya kuota senilai 200 ribu rupiah di dalam KKS bisa ditukar dengan sembako.
“Adapun beberapa item bagi KPM untuk dapat membelanjakan KKS berupa beras 10 kg, telur 1 karpet, dan sayur-sayuran, daging sapi, ayam, dan ikan. Item belanjaan tersebut sesuai yang diinstruksikan Kemensos RI bahwa e-warung agar menyediakan sembako yang banyak mengadung nabati dan kalori,” ujar Hari.
Dikatakan Ari, KPM Kartu Keluarga Sejahtera sebesar Rp 200 ribu perbulan, dan bakal disalurkan selama 9 bulan. Dalam hal penyaluran BRI nanti bakal bekerjasama dengan Dinsos, dan tim anggota Gusgas Covid 19 Kabupaten Lahat.
“Dalam pelaksanaan penyaluran kita akan bekerjasama dengan dinas sosial juga anggota Gusgas Covid 19 Kabupaten Lahat agar dalam pelaksanakan nanti juga tidak menyalahi protokol kesehatan untuk tidak berkumpul dan budayakan antri dengan menjaga jarak,” ujar Hari.
Ditempat yang sama, Bupati Lahat Cik Ujang SH dalam sambutannya mengatakan, bagi PKM yang menerima KKS mengingat data tersebut sesuai data tahun 2015, dihimbau agar warga yang sudah mampu hendaknya berlapang dada, mengundurkan diri dari peserta penerima. Cik Ujang juga menghimbau kepada seluruh Kades di Kabupaten Lahat agar bisa benar-benar turut membantu penyaluran KKS pada yang berhak menerima.
“Program ini diharapkan agar dapat terlaksana sesuai harapan kita semua, penunjukkan mitra sudah ditentukan, sehingga KPM agar membeli di mitra sebagaimana yang sudah disampaikan oleh Dinsos Lahat. Kepada seluruh kepala desa agar bisa turut memantau penyaluran, hindari memasukan adanya hubungan keluarga menerima program ini,”Ujar Cik Ujang.
Editor : fly














