BERITA TERKINI

Sambut Kota Metropolitan Baru, Pemkab OKI Ubah Tata Ruang

×

Sambut Kota Metropolitan Baru, Pemkab OKI Ubah Tata Ruang

Sebarkan artikel ini

Reporter : Nisya

Ogan Komering Ilir, Mattanews.co — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan (Sumsel) merespon positif rencana pengembangan kota metropolitan baru di luar Pulau Jawa.

Sekretaris Daerah Pemkab OKI Husin mengatakan, harapannya rencana tersebut bisa mendorong aktivitas ekonomi tumbuh lebih cepat yang berujung pada pemerataan wilayah Nusantara.

Pemkab OKI pun berencana mengubah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang sejak lima tahun terakhir belum direvisi.

“Memang sudah saatnya ini dilakukan revisi, karena memang sudah lebih dari lima tahun. Apalagi dinamika pembangunan terus berjalan,” katanya usai membuka kegiatan FGD penyusunan konsep rencana revisi RTRW Kabupaten OKI 2013-2033 di Kayuagung Sumsel, Rabu (13/11/2019).

Husin menegaskan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di kabupaten tersebut, harus mendukung program prioritas nasional.

Seperti Jalan Tol Trans Sumatera dan rencana pengembangan metropolitan baru Palembang, Betung, Kayuagung, Indralaya (Patung Agung Raya). Dimana Kabupaten OKI menjadi penopang kawasan tersebut.

“Menyesuaikan dengan dinamika pembangunan serta harus berdampak multi sektor termasuk terhadap dampak lingkungan,” ucapnya.

Terpenting, tambah Husin, terus berkoordinasi lintas sektoral sehingga kendala atau masalah apapun yang dihadapi, dalam penyusunan rencana revisi RTRW ini bisa cepat diselesaikan.

“Jangan lagi dengan pola kerja menunggu, kalau dengan begitu ini tidak akan tuntas. Harus banyak inovasi,” ujarnya.

Menurut Sekretariat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kabupaten OKI Sujasmin, FGD RTRW digelar untuk membentuk rencana RTRW Kabupaten OKI yang komprehensip.

Untuk itu, dihadirkan berbagai pihak mulai dari pihak Pemda, perusahaan hingga Lembaga non pemerintah (NGO).

“Kita ingin mendapatkan masukan-masukan agar ada solusi tiap permasalahan tata ruang termasuk solusi terhadap bencana banjir dan kebakaran lahan,” ujarnya.

Mereka sedang merampungkan peta potensi sumberdaya yang di wilayah OKI. Diantaranya peta sebaran sumber daya air, sebaran gambut, hingga potensi sebaran serat optik.

“Peta ini jadi acuan kebijakan ke depan seperti untuk penanggulangan kebakaran pada lahan, maupun pemukiman langkah konkrit apa yang harus dilakukan” katanya.

Editor : Nefri