Reporter : Gunawan
TRENGGALEK, Mattanews.co – Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring, S.H., S.I.K., M.Si. resmi membentuk Satgas anti money politik untuk mewujudkan Pilkada di Trenggalek yang aman dan bersih dari politik uang.
Satgas anti money politik yang dibentuk ini beranggotakan personel pilihan yang memiliki dedikasi dan integritas serta kompeten dalam bidangnya nantinya akan melakukan tugas pencegahan dan menindak tegas terhadap kemungkinan atau potensi adanya praktek politik uang serta kecurangan lain dalam Pilkada Kabupaten Trenggalek.
“Tugas pokok satgas ini nanti untuk mendeteksi dan melakukan tindakan kepolisian terukur, untuk mencegah praktek uang maupun praktek kecurangan,” katanya, Selasa (8/12/2020).
Bahkan Dony juga mengatakan, masyarakat yang ikut membantu mewujudkan pilkada Trenggalek bebas dari money politik, Kepolisian Polres Trenggalek sudah menyiapkan hadiah sebesar 10 juta yang berani menginformasikan adanya praktek money politik dalam pilkada ini.
Ia mengatakan hadiah yang akan diberikan adalah bentuk rasa terima kasih kepada masyarakat yang telah ikut berpartisipasi membantu penegak hukum membongkar praktik kecurangan.
“Saya himbau masyarakat membantu memberikan informasi apa bila di daerahnya terdapat kecurangan money dengan ajakan salah satu calon. Kami akan siapkan hadiah tanda terima kasih. Dan saya pastikan nama Identitas masyarakat yang memberikan informasi aman,” terangnya.
Adapun money politik yang dimaksud Doni bukan sekedar uang, melainkan cukup beragam. Mulai dari pembagian sembako, voucher hingga uang tunai. “Pembagian sembako dan voucher sudah dikatakan money politik,” jelasnya.
Maka itu pihaknya mengajak semua masyarakat untuk turut serta membangun demokrasi yang sehat dengan menolak politik uang maupun kecurangan dalam bentuk lainnya.
“Saya mengajak masyarakat turut membantu dan berkontribusi menolak politik uang dengan cara menghubungi Polres Trenggalek di nomor 081231907979,” pungkasnya.
Editor : Chitet














