MATTANEWS.CO, MEMPAWAH – Berlangsungnya TMMD Reguler Ke-124 di wilayah Kodim 1201/Mempawah, Anggota TNI Kodim setempat terus menggerakkan pembangunan diberbagai sektor, salah satunya mewujudkan Kemanunggalan TNI dan Rakyat, khususnya di wilayah sasaran TMMD tersebut.
Dalam rangka mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat, personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-124 turut serta membantu warga Desa Sungai Purun Kecil dalam pembangunan kandang ayam petelur milik warga setempat.
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD Reguler ke-124, Letkol Inf Benu Supriyantoko mengungkapkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program non-fisik TMMD yang bertujuan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang ekonomi dan ketahanan pangan. slot thailand
“Dengan bergotong-royong, anggota Satgas TMMD dan warga membangun kandang ayam yang dirancang untuk menampung hingga 100 ekor ayam petelur,” ujar Dandim.
Sementara itu, warga penerima bantuan merasa senang dengan adanya pembangunan kandang ayam yang dilaksanakan oleh anggota TNI Kodim mempawah tersebut.
“Kami sangat terbantu dengan kehadiran bapak-bapak TNI. Pembangunan kandang ini menjadi lebih cepat dan rapi. Terima kasih atas bantuan dan kepeduliannya,” ujar Bapak Iwan, salah satu warga penerima bantuan.
Lebih lanjut komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD Reguler ke-124, Letkol Inf Benu Supriyantoko, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya mendukung peningkatan ekonomi warga, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan. “Kami ingin TNI hadir di tengah-tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga kedaulatan, tetapi juga dalam membangun,” tegasnya.
Program TMMD Reguler ke-124 ini dilaksanakan selama 30 hari dan mencakup berbagai kegiatan pembangunan infrastruktur serta pemberdayaan masyarakat di wilayah pedesaan yang membutuhkan.
Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, diharapkan pembangunan kandang ayam petelur ini dapat menjadi awal bagi peningkatan ekonomi masyarakat Desa Sukamaju secara berkelanjutan.
Selain itu, sebagai salah bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan dan meningkatkan hasil pertanian masyarakat, Satgas TMMD Reguler Kodim Mempawah juga ikut serta menyemprot rumput liar di Kebun pisang milik warga di Desa Sungai Purun Kecil.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program non-fisik TMMD yang tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mencakup bidang pertanian dan lingkungan. Dengan menggunakan alat semprot manual dan cairan pembasmi gulma ramah lingkungan, personel TNI bersama warga membersihkan Kebun dari gulma yang dapat menghambat pertumbuhan pohon pisang.
Dansatgas TMMD ke-124, Letkol Inf Benu Supriyantoko, S. H, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Kami hadir untuk membantu masyarakat tidak hanya dalam hal pembangunan fisik, tetapi juga dalam upaya meningkatkan produksi pertanian yang menjadi mata pencaharian utama warga,” ujarnya.
Melalui kerja sama antara TNI dan masyarakat, diharapkan hasil pertanian, khususnya pisang yang menjadi komoditas utama di Desa Mekarjaya, dapat meningkat dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi warga.
Sementara itu, salah seorang warga petani yang menerima manfaat dengan adanya bantuan anggota yang bersama – sama membersihkan kebun pisangnya mengucapkan terima kasih kepada Satgas TMMD tersebut.
“Saya sangat berterima kasih atas bantuan dari bapak-bapak TNI yang telah membantu kami menyemprot rumput di Kebun pisang. Biasanya kalau dikerjakan sendiri bisa memakan waktu seharian, tapi dengan bantuan TNI pekerjaan jadi lebih cepat dan ringan. Semoga kerja sama seperti ini terus berlanjut ke depannya,” ucap Wawan.
Program TMMD Reguler ke-124 ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk bidang pertanian yang menjadi sumber penghidupan utama warga Desa Sungai Purun Kecil.
Dalam rangka mendukung kegiatan masyarakat dan mempererat hubungan antara TNI dan rakyat, seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 1201-2/Sungai Pinyuh turut serta membantu warga menjemur padi di lokasi pelaksanaan TMMD Reguler ke-124.
Kegiatan ini berlangsung di halaman rumah warga yang berada tidak jauh dari lokasi sasaran fisik TMMD. Padi hasil panen tersebut dijemur secara tradisional menggunakan alas terpal, dan prosesnya memerlukan tenaga ekstra agar padi merata dan cepat kering.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan sehari-hari warga merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Tidak hanya terlibat dalam kegiatan pembangunan fisik seperti perbaikan jalan dan pembuatan fasilitas umum, anggota TNI juga hadir membantu aktivitas pertanian dan rumah tangga masyarakat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa TNI selalu siap membantu masyarakat, baik dalam situasi darurat maupun dalam kegiatan sehari-hari seperti ini,” ungkap Serda Setia, Babinsa yang terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.
Atas bantuan Babinsa tersebut, seorang warga petani Purun Kecil mengucapkan banyak terimakasih, karena kepedulian Satgas TMMD ini sangat tinggi terhadap masyarakat.
“Bapak Babinsa tidak segan-segan ikut membantu kami menjemur padi. Ini sangat berarti bagi kami karena bisa mempercepat proses penjemuran, apalagi cuaca kadang tidak menentu,” ungkap Pak Bujang, warga yang dibantu oleh Babinsa menjemur padi.
Dengan sinergi dan kebersamaan, TNI dan masyarakat terus membangun desa demi mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan bersama, khususnya di wilayah sasaran TMMD Reguler.
Selain itu, disela-sela kegiatan pembangunan fisik, personel Satgas TMMD juga turut membantu petani memupuk tanaman padi di sawah milik warga desa setempat.
Kegiatan ini berlangsung di Desa Sungai Purun Kecil, tempat digelarnya program TMMD Reguler ke-124. Dengan mengenakan pakaian lapangan dan sepatu bot, personel TNI terlihat sigap membantu para petani menyebarkan pupuk di hamparan sawah yang luas.
“Kami tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga berupaya hadir langsung membantu masyarakat dalam kegiatan sehari-hari, termasuk bertani,” ungkap Dansatgas.
Para petani pun merasa sangat terbantu dengan kehadiran para prajurit. Salah satu petani, Bapak Bujang, menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan dan kepedulian TNI. “Kami sangat berterimakasih, pekerjaan kami jadi lebih mudah. Semoga panen tahun ini bisa lebih baik,” ujarnya.
Selain membantu pekerjaan fisik, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya personel TNI dalam mempererat hubungan emosional dengan warga desa. Kehadiran mereka di tengah-tengah masyarakat diharapkan bisa menumbuhkan semangat gotong royong dan kebersamaan yang menjadi nilai luhur bangsa.
Kegiatan TMMD Reguler ke-124 ini tidak hanya berfokus pada pembangunan jalan, jembatan, atau fasilitas umum lainnya, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan ekonomi masyarakat secara langsung.
Misalnya, terhadap aktivitas pertanian warga, personel Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) Reguler ke-124 turut serta membantu warga membakar rumput kering di lahan persawahan yang akan ditanami padi.
Rumput-rumput kering yang menutupi lahan sawah dibersihkan dan dibakar secara hati-hati oleh warga dengan bantuan personel TNI, guna mempersiapkan lahan tanam yang subur dan bersih dari gulma.
Pasiter sebagai kordinator lapangan, menjelaskan bahwa keterlibatan personel Satgas dalam aktivitas pertanian merupakan bentuk nyata dari semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Kami hadir di tengah masyarakat tidak hanya untuk membangun infrastruktur, tetapi juga membantu segala bentuk aktivitas warga yang membutuhkan tenaga dan kehadiran kami,” ungkapnya.
Bagi warga, kehadiran para prajurit TNI dalam kegiatan pertanian menjadi motivasi tersendiri, sehingga memberikan mereka semangat baru dalam bekerja, khususnya mengembangkan sektor pertanian dan perkebunan.
“Kami sangat terbantu. Pekerjaan jadi lebih ringan dan cepat selesai. Terima kasih kepada Bapak-bapak TNI,” ujar Ibu Salimah, salah satu petani yang lahannya dibantu dibersihkan.
Pembakaran rumput kering ini merupakan bagian dari proses awal pengolahan tanah sebelum masuk musim tanam. Dengan lahan yang bersih dan siap, diharapkan produktivitas pertanian warga dapat meningkat.
Kegiatan ini juga menjadi momen kebersamaan antara personel TNI dan masyarakat, mempererat hubungan serta menumbuhkan semangat kerja sama yang menjadi tujuan utama dari pelaksanaan program TMMD.
Sinergi antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-124. Kali ini, personel Satgas TMMD turut serta membantu warga di Desa Sungai Purun Kecil, memanen kelapa muda yang menjadi salah satu komoditas andalan masyarakat setempat.
Kegiatan gotong royong ini berlangsung hangat dan penuh semangat. Anggota Satgas tidak hanya fokus pada pembangunan fisik seperti pembukaan jalan dan perbaikan infrastruktur, tetapi juga aktif terlibat dalam kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat desa.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dari bapak-bapak TNI. Panen kelapa muda ini memang cukup berat jika dilakukan sendiri, apalagi pohonnya tinggi,” ujar pak Bujang, salah satu petani kelapa muda di desa tersebut.
Sementara itu, Dansatgas TMMD Reguler ke-124, Letkol Inf Benu Supriyantoko, S. H, menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam program TMMD bukan hanya untuk membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat hubungan emosional dan kerja sama antara prajurit dengan rakyat.
“Kegiatan seperti ini mencerminkan kemanunggalan TNI dan rakyat. Kami hadir untuk membantu dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, termasuk dalam kegiatan sehari-hari seperti memanen hasil kebun,” jelasnya.
Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat, sekaligus menjadi bentuk nyata dari pengabdian TNI kepada rakyat.
TMMD Reguler ke-124 masih akan berlangsung hingga beberapa minggu ke depan, dengan berbagai agenda pembangunan dan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat desa.














