BERITA TERKINIHUKUM & KRIMINAL

Satu dari Tiga Pembobol Sanggar Wayang Kulit Ditembak Tim Tekab Polrestabes Palembang

×

Satu dari Tiga Pembobol Sanggar Wayang Kulit Ditembak Tim Tekab Polrestabes Palembang

Sebarkan artikel ini

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Satu dari tiga tersangka yang terlibat dalam pencurian di Sanggar Wayang Kulit “Mudi Laras”, Jalan Kolonel H Burlian Lorong Sukabakti Kecamatan Sukarami Palembang, ditembak polisi. Ariansyah Alias Rian (30) diringkus Tim Tekab 134 dan Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang. Akibat terus melakukan perlawanan, akhirnya warga Jalan Kol H Burlian Lorong Sukabakti Kecamatan Sukarami Palembang diberikan tindakan tegas terukur di kakinya, Sabtu (20/3/2021).

Tak henti itu, dibawah pimpinan AKP Robert Perdamaian Sihombing, petugas langsung melakukan pengembangan, sehingga turut mengamankan kedua rekannya, Sandro Wijaya (35) warga Jalan KH Azhari Lorong Jambu Kecamatan SU II dan Imran (32) warga Jalan Sukabangun Lorong Suka Pandai Kecamatan Sukarami, yang ikut serta membongkar sanggar pada Rabu (17/2/2021) pukul 15.45 WIB, yang telah dilaporkan Tukiran (71) warga Jalan Mekar Lebong Siarang Kelurahan Sukabangun Kecamatan Sukarami.

“Benar, ketiga tersangka kita amankan dan salah satunya kita berikan tindakan tegas karena melawan saat ditangkap. Kini ketiganya sedang dalam pemeriksaan intensif penyidik,” jelas Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Edi Rahmat melalui Kanit Pidum, AKP Robert Perdamaian Sihombing, kepada awak media.

Kanit Pidum menambahkan, tersangka Ariansyah yang dilumpuhkan petugas, ternyata juga melakukan pencurian di rumah Marsyella, Jalan Sukabangun II Lorong Beringin Kelurahan Sukabangun Kecamatan Sukarami pada Minggu (15/3/2021) pukul 03. 00 WIB hingga menyebabkan korban mengalami kerugian Rp 33 juta.

“Terhitung ada dua laporan yang menjerat tersangka Ariansyah alias Rian, namun kedua rekannya yang tidak lain, Sandro dan Iwan hanya satu laporan saja. Namun, kami masih terus mengembangkan lagi keterangannya, siapa tahu ada perkara lainnya,” tukas AKP Robert, sembari menambahkan terdapat beberapa alat bukti yang disita, untuk pengembangan lebih lanjut.