MATTANEWS.CO, PALEMBANG –Sebelum mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, di pintu kamar mandi kostnya, Jalan Irigasi Lorong Sehat Kelurahan Srijaya Kecamatan Alang Alang Lebar, Palembang, Senin (21/9/2025), sekitar pukul 04.15 dini hari, Fikri (22) sempat menulis pernyataan permintaan maaf kepada keluarganya, Senin (21/9/2026).
Peristiwa yang sempat menggegerkan warga sekitar itu, akhirnya sampai ke keluarganya di Desa Babat Kecamatan penukal Abab Kabupaten Pali.
Terungkapnya kejadian ini berawal dari keluarganya yang menerima pesan singkat dari korban tentang permintaan maaf, gagal jadi anak, KL bagus gtk lagi, pada Senin (21/9/2026) pukul 02.09 WIB.
Saksi Ario yang dihubungi keluarga korban, meminta tolong untuk mendatangi rumah kost korban.
Sesampainya, pintu rumah terkunci dari dalam, namun jendela rumah terbuka. Ketika masuk, Ario kaget melihat korban sudah terbujur kaku di depan pintu kamar mandi. Secepat itu juga, Ario melapor ke Ketua RT dan pihak kepolisian.
“Jadi benar, begitu mendapatkan laporan dari teman korban, anggota piket pungsi, Reskrim Polsek, Inafis dan SPKT Polrestabes, Palembang langsung mendatangi TKP. Untuk melakukan olah TKP dan mengambil keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian, ” ungkap Kapolsek Sukarami Palembang, Kompol Alex Andriyan.
Ditambahkannya, jenazah korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Palembang.
“Pihak keluarga korban menyatakan tidak akan melakukan autopsi dan selanjutnya jenazah telah di serahkan kepada Keluarga orang tua,” tukasnya.














