MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tulungagung, Soeroto, S.Sos., M.M., menargetkan pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) pada Maret sudah rampung.
Seleksi terbuka pengisian JPTP dilingkungan Pemerintah kabupaten Tulungagung dilakukan secara terbuka dan kompetitif.
“Jadi begini, seleksi terbuka sudah kita buka mulai 3-9 Februari 2022 bagi Aparatur Sipil Negara yang memenuhi syarat untuk pengisian 8 JPTP di lingkup Pemkab Tulungagung,” kata Soeroto di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso, Jum’at (4/2/2022).
Mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tulungagung menambahkan, seleksi tersebut terbuka bagi ASN yang memenuhi ketentuan berlaku.
“Iya benar, seleksi terbuka tersebut Nomor: 02/Pansel-TA/II/2022 Tentang Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama secara Terbuka dan Kompetitif di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung Tahun 2022,” tambahnya.
“Bagi ASN yang mengikuti seleksi terbuka sudah melaksanakan PIM 3, sebagai pejabat administrator minimal 2 tahun, pangkat paling rendah golongan IV A, sehat jasmani rohani dan tidak ada masalah hukum, dan berusia maksimal 56 tahun sampai tanggal 24 Maret 2022,” imbuhnya.
“Ada lebih kurang 61 eselon 3 yang ikut seleksi terbuka ini antara lain pejabat administrator baik Camat, Kabid, sekretaris,” Soeroto menambahkan.
Lebih lanjut Soeroto menjelaskan, dalam pengisian jabatan ini menargetkan pada Maret selesai. Namun demikian, tetap menunggu kewenangan dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), dalam hal ini Bupati.
Adapun 8 JPTP yang kosong tersebut antara lain, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, dan Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan.
“Kalau tahapan itu sudah selesai setelah itu dilanjutkan tes manajerial, tes kompetensi bidang atau teknik, uji gagasan dan makalah,” terangnya.
“Pada intinya, setelah tahapan itu selesai hasilnya itu akan disampaikan kepada Bupati, selain itu dilaporkan kepada KASN,” tandasnya.














