MATTANEWS.CO, CIAMIS – Upaya membentuk generasi muda yang berkarakter dan memiliki jiwa kepemimpinan terus dilakukan melalui berbagai kegiatan kaderisasi. Salah satunya melalui kegiatan Training INTISAB XIII dan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) HIJAR PUI yang diikuti puluhan pelajar tingkat MTs dan Madrasah Aliyah (MA), Sabtu (14/03/2026)
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 60 peserta dari kalangan pelajar MTs dan MA yang mengikuti rangkaian pembinaan dengan penuh antusias. Training ini menjadi bagian dari kaderisasi jenjang lanjutan yang bertujuan membentuk generasi muda yang memiliki wawasan kepemimpinan, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam berorganisasi.
Dalam kegiatan tersebut, Ujang Saeful Adha hadir sebagai narasumber yang memberikan pemaparan mengenai pentingnya proses kaderisasi bagi generasi muda, khususnya dalam membangun karakter kepemimpinan dan nilai-nilai keislaman.
Menurut Ujang Saeful Adha, kegiatan seperti Training INTISAB dan LDK HIJAR PUI menjadi sarana penting untuk menyiapkan generasi muda yang mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
“Kaderisasi merupakan proses penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan semangat kepemimpinan. Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta dapat mengembangkan potensi diri serta memiliki kepedulian terhadap organisasi dan masyarakat,” ujar Ujang Saeful Adha.
Pembukaan kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan turut dihadiri oleh sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) yang memberikan dukungan terhadap kegiatan pembinaan generasi muda tersebut. Beberapa organisasi yang hadir di antaranya Pemuda Persis, Muhammadiyah, GP Ansor, serta sejumlah unsur kepemudaan lainnya.
Kehadiran berbagai organisasi kepemudaan tersebut menunjukkan adanya semangat kebersamaan dalam membina generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang aktif, produktif, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan kepemimpinan, penguatan karakter, serta nilai-nilai organisasi. Para peserta juga diajak untuk berdiskusi dan berinteraksi secara aktif agar mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kepemimpinan sejak usia dini.
Selain fokus pada kegiatan pelatihan dan pembinaan, kegiatan ini juga diisi dengan aksi sosial yang melibatkan seluruh peserta. Pada sore hari, para peserta bersama panitia menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.
Sebanyak 500 paket takjil dibagikan kepada para pengguna jalan dan masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan. Aksi berbagi tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat yang melintas dan menerima takjil untuk berbuka puasa.
Menurut Ujang Saeful Adha, kegiatan berbagi takjil tersebut merupakan bagian dari pendidikan karakter agar para peserta memiliki rasa empati dan kepedulian terhadap sesama.
“Kita ingin para peserta tidak hanya belajar tentang teori kepemimpinan, tetapi juga memahami nilai-nilai sosial seperti berbagi dan membantu sesama. Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk menanamkan nilai kepedulian tersebut,” tambahnya.
Setelah kegiatan berbagi takjil, rangkaian acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama (bukber) yang diikuti oleh seluruh peserta, panitia, serta para tamu undangan. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan pun terasa hangat, mempererat silaturahmi antar peserta serta pengurus organisasi.
Melalui kegiatan Training INTISAB XIII dan LDK HIJAR PUI ini diharapkan dapat melahirkan kader-kader muda yang memiliki semangat kepemimpinan, integritas, serta kepedulian sosial yang tinggi.
Dengan adanya kegiatan kaderisasi yang berkelanjutan, generasi muda diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi lingkungan, masyarakat, serta masa depan bangsa.














