MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung melalui Sekretaris Daerah secara resmi membuka Pelatihan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2025, Kamis (31/7/2025) pukul 08.00 WIB di Ruang Rapat Prajamukti.
Acara tersebut dihadiri oleh para pelatih dan pembina Paskibraka, anggota Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Tulungagung, serta para calon anggota Paskibraka terpilih.
Dalam sambutannya, Asisten 1 Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Tulungagung, Samrotul Fuad mewakili Sekretaris Daerah Tri Hariadi menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini dan mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembentukan pasukan kehormatan pengibar bendera Merah Putih untuk peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 pada 17 Agustus mendatang.
“Paskibraka merupakan salah satu komponen penting dalam membentuk sikap disiplin, kebersamaan, serta nilai-nilai sosial dan nasionalisme yang kuat,” ujar Fuad kerap disapa dalam sambutannya.
Dia menambahkan bahwasanya pelatihan ini bukan hanya bersifat fisik semata, tetapi juga bertujuan memperkuat aspek mental, spiritual, dan moral para calon Paskibraka. Para peserta yang telah terpilih disebut sebagai pemuda-pemudi pilihan yang patut berbangga.
“Saya berharap adik-adik semua dapat menunjukkan kualitas diri, menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, dan sekolah, serta menjadikan pelatihan ini sebagai wadah pembentukan karakter yang patriotik dan cinta tanah air,” tambahnya.
Lebih lanjut, Fuad menjelaskan pada kesempatan ini ia juga menekankan pentingnya semangat dan dedikasi dalam menjalani proses pelatihan.
“Kami berharap seluruh calon anggota Paskibraka dapat dikukuhkan secara penuh dan mampu melaksanakan tugas dengan baik pada saat pengibaran dan penurunan bendera nanti,” terangnya.
“Secara resmi dengan mengucap “Bismillahirrahmanirrahim, pelatihan Calon Paskibraka Tahun 2025 saya nyatakan dibuka dan dimulai. Selamat berlatih!” sambungnya.
“Acara ini menjadi awal dari proses pembentukan generasi muda yang tangguh, disiplin, dan berjiwa nasionalis, sekaligus bagian dari upaya memperkuat semangat kebangsaan di kalangan pelajar Tulungagung,” pungkasnya.














