BERITA TERKINI

Sidak Pelaksanaan Seleksi CPNS, Bupati Tulungagung: Waspadai Praktik Modus

×

Sidak Pelaksanaan Seleksi CPNS, Bupati Tulungagung: Waspadai Praktik Modus

Sebarkan artikel ini
Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo pada saat memberikan pengarahan kepada peserta seleksi CPNS di Hotel Crown Victoria, Senin (20/9) Foto:Ferry Kaligis/mattanews.co

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo menghimbau kepada masyarakat jangan mempercayai praktik modus Calon Penerimaan Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

“Jadi begini, kita himbau kepada masyarakat jangan mudah percaya kepada siapapun bisa meloloskan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS),” himbau Maryoto usai Inspeksi mendadak bersama jajaran Forkopimda dalam pelaksanaan seleksi CPNS di Hotel Crown Victoria, Senin (20/9/2021) Pagi.

Ia menjelaskan, sidak bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna memastikan pelaksanaan seleksi CPNS berjalan aman dan lancar.

“Iya benar, kita kali ini sidak seleksi CPNS dimana beberapa hari lalu juga sudah memantau ujian seleksi PPPK,” terangnya.

“Jumlah peserta secara keseluruhan 2500 peserta memperebutkan 171 menjadi Pegawai Negeri Sipil (Istilah sekarang Aparatur Sipil Negara red.), masih lebih banyak untuk penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK),” imbuhnya.

Lebih lanjut Maryoto memaparkan terkait penerimaan PNS tahun ini memang sedikit, dengan begitu untuk tahun depan akan kita tambah lagi formasinya.

Menurutnya, setiap tahun kebutuhannya berapa, namun demikian kalau kita melihat jumlah ASN rata-rata yang pensiun (Purna red.) antara 250 sampai 300 pegawai, ini masih terpenuhi berapa dan ini masih kurang banyak lagi.

Peserta seleksi CPNS

“Kita menyadari tahun ini memang sedikit, disamping itu untuk tahun ini banyaknya pegawai yang pensiun tapi belum ada formasi baru,” paparnya.

“Sesuai design di Tulungagung itu rasio 46 sudah turun, lebih kurang rasio PNS yang teraplikasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dibawah angka 46 persen untuk penggajian tersebut,” sambungnya.

Maryoto mengharapkan dengan adanya kecanggihan sistem teknologi komputerisasi akan sangat membantu sekali dalam pelaksanaan CPNS.

“Iya benar, teknologi komputerisasi semakin canggih akan membantu karena dengan kemajuan teknologi tersebut akan lebih simpel dan bisa bekerja oleh teknologi tersebut,” harap Maryoto.

Bupati Tulungagung menghimbau kepada masyarakat secara keseluruhan dalam pelaksanaan seleksi CPNS harus berhati-hati dan jangan mempercayai praktik maupun modus dapat meloloskan menjadi PNS (ASN red.).

“Harus waspada dan jangan mudah percaya seperti pada saat pengarahan didepan para peserta CPNS tadi. Karena sistemnya langsung komputerisasi maka jawaban langsung terakses,” himbaunya.

“Ingat, sekali lagi jangan percaya dengan praktik maupun modus CPNS,” tandasnya.