MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Bupati Drs. Maryoto Birowo didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah bersama Satuan tugas Covid-19 Kabupaten memantau pelaksanaan Swab Antigen pada siswa-siswi di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Tulungagung.
“Jadi begini, kedatangannya bersama jajaran Forkopimda dan Satgas Gugus Covid-19 guna melihat proses Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) sekaligus memantau Swab Antigen pada pelajar di SMPN 3 Tulungagung,” kata Maryoto.
Maryoto menambahkan, dalam PTMT tidak hanya sebatas pengertian pelaksanaanya tapi apa yang dilakukan agar sekolah tidak terjadi Klaster baru.
Seperti kali ini, kita memantau Swab Antigen dengan melakukan sampling pada sekira 40 murid, dan hasilnya negatif semua.
“Alhamdulilah dari 40 siswa yang disamping tersebut semua negatif,” tambahnya.
“Sebelumnya kita tahu di Tulungagung kemarin terkonfirmasi positip ada 2 orang (Red.Masyarakat umum) kemarin lusa ada 7, mudah-mudahan tidak ada lagi yang terpapar dan pandemi segera berakhir,” imbuhnya.
Lebih lanjut Maryoto menjelaskan, sebenarnya setelah diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 hingga sekarang masyarakat termasuk anak-anak yang masuk sekolah dalam mematuhi protokoler kesehatan sudah disiplin dan berimbang.
“Iya benar, sudah disiplin dan berimbang seperti dalam PTMT anak-anak yang masuk sekolah telah menerapkan prokes, menjaga jarak, pembatasan jumlah murid 30 persen (Red.Murid masuk sekolah) dalam satu minggu dua kali dan dibatasi dua jam pembelajaran agar tidak terjadi klaster sekolah,” terangnya.
“Makanya, sebagai antisipasi kita lakukan Swab Antigen kepada murid dengan tujuan apa benar-benar murid dari rumah masuk sekolah dalam kondisi sehat, kemudian dilakukan tes apa benar sehat, dan ini berlaku bagi sekolah lainnya,” sambungnya.
Bupati Tulungagung memandang dalam pelaksanaan PTMT akan melihat perkembangan dari segi keadaan fisik dan hasil testing ini kemudian ditingkatkan untuk mencapai 3 T.
“Justru catatan paling penting itu dinilai dari awal perkembangan dari segi keadaan fisik dan hasil testing guna mencapai Testing, Tracing, Treatment,” tandasnya.
Tempat yang sama, Kepala SMPN 3 Kabupaten Tulungagung Drs.Heni Hendarto, M.Pd menyampaikan hal serupa dalam PTMT para siswa menerapkan prokes dan mematuhi aturan teknis sesuai himbauan dari Pemerintah kabupaten.
“Sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada Pak Bupati Maryoto Birowo bersama jajaran Forkopimda bersama Kepala Organisasi Perangkat Daerah yang memantau pelaksanaan Swab Antigen kepada para murid,” ujar Heni.
“Suatu kebanggaan sekolahnya dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas sebagai percontohan, bagi sekolah lain di Kabupaten Tulungagung,” sambungnya.














