Sopir Truk Ditemukan Tewas saat Antre di SPBU 

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Ditemukan Seorang pria parubaya tewas di mobil truk saat berada dalam antrean SPBU Demang di jalan Demang Lebar Daun sekira pada pukul 15.45 wib.

Kejadian ini berawal pada saat antrean panjang di SPBU. Namun pada saat seharusnya truk dengan plat nomor polisi BG 8982UJ maju tetapi truk ini tidak ada respon.

Saat sopir-sopir truk yang berada di belakangnya terus mengeklakson, namun mobil truk tersebut tidak berjalan maju. Lantas beberapa sopir memanggil pengurus SPBU dan sekuriti untuk mengecek mobil truk tersebut.

“Saya lantas mengajak sekuriti untuk mengecek mobil truk ini dan pada saat di gedor-gedor pun tidak ada reaksi dari sang sopir,” ujar saksi Solohudin pengurus SPBU.

Lalu dikatakannya saat tidak ada respon dari sopir, pihaknya mencoba membuka pintu dan ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan tangan masih berada di setir dan kepala menumpu di setir pula.

Saat ditemukan pula, kondisi kaca mobil dalam keadaan terbuka separuh dan korban juga pada saat kejadian hanya sendiri tidak mengajak kernet.

Solohudin dan sopir-sopir yang mengetahui hal tersebut lantas memanggil pihak kepolisian agar menuju ke TKP, Pihak kepolisia yang datang berkoordinasi pula dengan Inafis Polrestabes Palembang untuk mengevakuasi korban.

“Korban bernama Erhamsi(54) dan korban pulang ke Kalidoni,” ujar Kapolsek Ilir Barat I Kompol Rian Suhendi.

Bacaan Lainnya

Dirinya menuturkan tewasnya Erhamsi diduga lantaran terkena serangan jantung.

“Diduga korban ini terkena serangan jantung, karena jika dari penuturan keluarga korban memiliki riwayat penyakit jantung,” ujarnya.

Pada saat dilakukan rembuk keluarga dan juga pihak kepolisian juga memberikan pilihan apakah korban hendak di evakuasi langsung ke rumahnya atau dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Palembang.

Lantaran pihak keluarga meminta untuk langsung membawa korban menuju kerumahnya yang berada di Jalan Sapta Marga Lorong Kelapa Hijau RT O53 RW 003 kelurahan Bukit Sangkal kecamatan Kalidoni Palembang.

“Kalau dari hasil rembukan keluarga tadi, korban langsung dibawa pulang dan tidak dibawa ke bhayangkara,” pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait