MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Kontingen Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kapuas Hulu menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran Mendalam (Porsenijar) PGRI tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026. Bersaing dengan 13 kabupaten/kota lainnya, Kapuas Hulu sukses menembus posisi empat besar klasemen akhir perolehan medali.
Porsenijar PGRI Kalimantan Barat yang berlangsung di Kota Singkawang pada 2–6 November 2026 tersebut menjadi ajang pembuktian kemampuan, kekompakan, serta semangat juang para guru dari berbagai daerah di Kalimantan Barat.
Berdasarkan daftar perolehan medali, PGRI Kabupaten Kapuas Hulu berhasil mengumpulkan empat medali, terdiri dari dua emas, satu perak dan satu perunggu. Capaian tersebut mengantarkan Kapuas Hulu menempati peringkat keempat dari 14 kabupaten/kota peserta.
Dua medali emas berhasil dipersembahkan melalui cabang olahraga (cabor) futsal dan kategori pembelajaran mendalam. Sementara medali perak diraih melalui cabor bola voli putri, sedangkan medali perunggu disumbangkan dari cabor tenis meja.
Ketua PGRI Kabupaten Kapuas Hulu, Yogha Utama Waringin, S.Pd., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas perjuangan seluruh kontingen yang telah membawa nama Kabupaten Kapuas Hulu bersaing di tingkat provinsi.
Menurutnya, keberhasilan menempati posisi empat besar merupakan pencapaian positif yang patut disyukuri sekaligus menjadi motivasi untuk meningkatkan prestasi pada kompetisi mendatang.
“Raihan tersebut juga menunjukkan bahwa potensi anggota PGRI Kapuas Hulu tidak hanya di bidang pendidikan, tetapi juga mampu bersaing dalam bidang olahraga dan seni, “kata Yogha saat dikonfirmasi Mattanews.co. Jumat (6 November 2026)
Tak hanya itu, kata Yogha secara khusus menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Bupati Kapuas Hulu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu, seluruh jajaran pengurus PGRI, para peserta atau kontingen.
“Serta semua pihak yang telah memberikan dukungan terhadap perjuangan PGRI Kapuas Hulu dalam Porsenijar 2026, “tuturnya.
Menurutnya, keberhasilan meraih empat besar tidak terlepas dari dukungan, kebersamaan, kerja keras dan kontribusi berbagai pihak.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Kapuas Hulu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu, seluruh pengurus PGRI, para peserta, serta semua pihak yang telah mendukung dan berkontribusi dalam perjuangan kita pada Porsenijar tahun ini,” ungkap Yogha.
Meski berhasil menembus empat besar, Yogha menegaskan bahwa capaian tahun 2026 bukanlah akhir dari perjuangan.
“Sebaliknya, prestasi ini harus menjadi pijakan untuk mempersiapkan diri lebih matang menghadapi Porsenijar PGRI tingkat Provinsi Kalimantan Barat berikutnya, “ucap Yogha.
Ia pun memasang harapan besar agar pada penyelenggaraan tahun 2028 mendatang di Kabupaten Bengkayang, PGRI Kapuas Hulu mampu meningkatkan prestasi hingga meraih gelar juara umum.
“Semoga Porsenijar PGRI tingkat Provinsi tahun 2028 di Bengkayang nanti, PGRI Kapuas Hulu bisa mendapat juara umum,” harap Yogha.
Disisi lain, target tersebut membutuhkan persiapan, kerja sama, kekompakan serta pembinaan yang lebih maksimal terhadap seluruh potensi anggota PGRI di Kabupaten Kapuas Hulu.
Adapun rincian prestasi PGRI Kapuas Hulu pada Porsenijar PGRI Kalimantan Barat 2026 meliputi:
1. Cabor futsal: 1 medali emas.
2. Cabor bola voli putri: 1 medali perak.
3. Cabor tenis meja: 1 medali perunggu.
4. Pembelajaran mendalam: 1 medali emas.
Yogha berharap, dengan torehan dua emas, satu perak dan satu perunggu, PGRI Kapuas Hulu sukses mengukuhkan posisinya di empat besar tingkat provinsi.
“Kini, Bengkayang 2028 menjadi target perjuangan berikutnya bagi keluarga besar PGRI Kapuas Hulu. Harapannya, bukan sekadar mempertahankan prestasi, melainkan membawa pulang gelar juara umum dan mengharumkan nama Kabupaten Kapuas Hulu di tingkat Provinsi Kalimantan Barat, “pungkasnya mengakhiri. (*)














