Reporter: Warto Warman

RAJA AMPAT, Mattanews.co– Tim Kuasa Hukum Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati dan Orideko I Burdam menilai tim Sosialisasi Kolom Kosong berbentuk kampanye. Hal itu disampaikan oleh Kuasa Hukum Pasang FARIS-ORI, Benry Napitupulu SH, pada sejumlah media di halaman Polres Raja Ampat, Kamis (12/11/2020).

Ia menyampaikan, kami dari tim Faris-Ori tetap mengutamakan kampanye yang santun, tapi perlu di ingat bahwa tidak boleh diganggu.

“Kami tetap mengutamakan kampanye santun, maka itu jangan ganggu kami, jika ada yang ganggu kami maka kami lebih jahat lagi,” ungkap Benry.

Pihaknya berharap kepada semua Tim untuk memberikan narasi-narasi kepada masyarakat itu yang bersikap Damai santun dan berwibawa. “Jangan sampai kita berikan narasi yang memecah belah masyarakat Raja Ampat,” jelasnya.

Benry juga menyampaikan kepada KPU dan Bawaslu agar setara dan seimbang untuk melihat aktifitas sosialisasi para Tim Kolom Kosong.

“Kita semua mengakui bahwa memang dalam aturan KPU telah mengiyakan untuk adanya Sosialisasi bagi Tim Kolom Kosong, namun yang kita lihat bukan sosialisasi tapi berbentuk kampanye,” ujarnya.

Sebab para tim Kolom Kosong juga telah memiliki Alat Peraga Kampanye (APK) seperti Bendera, Baju, Spanduk, bahkan Visi Misi dengan Slogan Mengadakan perubahan di Raja Ampat, bahkan memberikan pernyataan kepada masyarakat bahwa Bupati Abdul Faris Umlati, tidak pernah membangun Kabupaten Raja Ampat. Pihaknya menilai apakah itu bukan berbentuk Kampanye, pertanyaannya kalau Kolom kosong menang siapa pemimpinnya.

“Jadi apa yang disampaikan bahwa AFU tidak bangun Raja Ampat, itu tidak benar kami dapat menilai apa yang dilakukan AFU selama ini telah tepat, sebab AFU datang untuk membangun, karena siapapun pemimpinya dia punya kewajiban untuk bangun Raja Ampat yang kita cintai ini,” jelas Benry.

Maka Benry, meminta kepada Bawaslu dan KPU Raja Ampat untuk dapat mengaudit dana kampanyi Kolom Kosong, sebab tim kolom kosong bukan Sosialisasi tapi Kampanye. “Kami sampaikan dan berharap kepada Bawaslu Raja Ampat, agar tetap Netral dalam Pilkada Raja Ampat saat ini,” ujarnya.

Editor : Chitet

 231 Total Pembaca

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :