Reporter : Poppy Setiawan
JAKARTA, Mattanews.co– Pemerintah merilis kembali data akumulasi terbaru terkait sebaran kasus Virus Corona (Covid-19). Pemerintah menyatakan bahwa penularan virus corona masih terjadi di masyarakat, sehingga jumlah kasus Virus (Covid-19) di Indonesia terus bertambah.
Kali ini, data tidak lagi disampaikan secara terbuka oleh Achmad Yurianto yang tak lagi menjabat Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona (Covid-19).
Berdasarkan data pemerintah yang dihimpun Hingga Selasa (21/7/2020), Jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia terus meningkat, bertambah 1.655 Kasus Baru Sehingga total yang positif mencapai 89.869 kasus.
Sebanyak 1.655 kasus baru ini didapatkan setelah dilakukan pemeriksaan 22.262 spesimen terhadap 17.347 orang dalam sehari.
Ada penambahan kasus kematian yakni 81 jiwa sehingga total menjadi 4.320 jiwa dan 48.466 pasien dinyatakan sembuh. Sementara jumlah pasien yang sembuh sejauh ini bertambah 1.489 orang sehingga total mencapai 48.466 orang.
Data pasien Corona (Covid-19) ini tercatat sejak Senin, 20 Juli 2020 pukul 12.00 WIB hingga hari ini, Selasa, 21 Juli 2020 pukul 12.00 WIB.

Total sudah ada 1.257.807 spesimen dari 737.844 orang yang diperiksa dalam sehari. Dengan catatan, satu orang bisa diambil spesimennya lebih dari sekali.
Secara persebaran ada lima provinsi yang mencatatkan penambahan kasus tinggi dalam sehari.
Penambahan tertinggi dicatat DKI Jakarta dengan 433 kasus baru. Kemudian, Jawa Timur mencatat 283 kasus baru.
Berikutnya, Jawa Tengah mencatat 121 kasus baru, Sulawesi Selatan dengan 93 kasus baru, dan Kalimantan Selatan dengan 92 kasus baru.
Kasus Virus Corona (Covid-19) saat ini sudah tercatat ada di semua provinsi atau 34 provinsi dari Aceh hingga Papua. Secara khusus, ada 469 kabupaten/kota yang terdampak penularan virus corona (Covid-19).
Kemudian, pemerintah juga mengumumkan bahwa saat ini ada 44.003 orang yang berstatus suspek Covid-19.
Sebelumnya pada Senin (20/7/2020), jumlah akumulatif kasus positif berada di angka 88.214, dengan 46.977 di antaranya sembuh dan 4.239 meninggal dunia.
Editor : Poppy Setiawan















