Update Perkembangan Covid-19 di DKI Jakarta Per 27 Februari 2021

  • Whatsapp

MATTANEWS.CO, JAKARTA– Pemprov DKI Jakarta mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan 3M, lantaran kasus positif COVID-19 yang masih terus bertambah. Kendati Pemprov DKI Jakarta terus meningkatkan 3T, diperlukan kerja bersama masyarakat untuk memutus mata rantai penularan virus ini.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 15.767 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 12.670 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.737 positif dan 10.933 negatif.

“Adapun untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 286.845. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 82.525. Sementara jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 436 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 9.913 (orang yang masih dirawat/ isolasi),” terang Dwi, melalui siaran pers PPID Pemprov DKI Jakarta, Sabtu (27/02/2021).

Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 337.637 kasus. Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 322.285 dengan tingkat kesembuhan 95,5 %, dan total 5.439 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6 %, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,7%.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 14,2%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,1%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

Pada penerapan kembali PSBB masa Transisi, Pemprov DKI Jakarta menyarankan, bagi masyarakat yang ingin memasuki wilayah Jakarta untuk melakukan pemeriksaan mandiri Covid-19 melalui JakCLM di aplikasi JAKI. Melalui JakCLM, masyarakat dapat mengetahui risiko Covid-19 serta mendapatkan berbagai rekomendasi kesehatan sesuai dengan risiko yang dimiliki. Kontribusi masyarakat dalam pengisian JakCLM dapat membantu Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan pencegahaan penyebaran kasus Covid-19 di Jakarta.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait