[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]
MATTANEWS.CO, JAKARTA– Pemprov DKI Jakarta mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan 3M, lentaran kasus positif COVID-19 yang masih terus bertambah. Kendati Pemprov DKI Jakarta terus meningkatkan 3T, diperlukan kerja bersama masyarakat untuk memutus mata rantai penularan virus ini.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data yang terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 12.689 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 10.121 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.638 positif dan 8.483 negatif.
“Adapun untuk menilai tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 311.031. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 83.327. Sementara jumlah kasus aktif di Jakarta sejumlah 258 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 7.322 (orang yang masih dirawat atau isolasi), “terang Dwi, dikutip dari siaran pers PPID Pemprov DKI Jakarta, Minggu (21/3/2021).
Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 370.582 kasus. Dari jumlah kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 357.100 dengan tingkat kesembuhan 96,4%, dan total 6.160 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,7%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,7%.
Untuk tingkat kepositifan atau proporsi kasus positif PCR sepekan terakhir di Jakarta sebesar 12,7%, sedangkan proporsi kasus positif PCR secara total sebesar 11,2%. WHO juga menetapkan standar proporsi kasus positif tidak lebih dari 5%.
Pada penerapan kembali PSBB masa Transisi, Pemprov DKI Jakarta menyarankan, bagi masyarakat yang ingin memasuki wilayah Jakarta untuk melakukan pemeriksaan mandiri COVID-19 melalui JakCLM di aplikasi JAKI. Melalui JakCLM, masyarakat dapat melihat risiko COVID-19 serta mendapatkan berbagai rekomendasi kesehatan sesuai dengan risiko yang dimiliki. Kontribusi masyarakat dalam pengisian JakCLM dapat membantu Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan pencegahan penyebaran kasus COVID-19 di Jakarta.














