BERITA TERKINI

Update Perkembangan Covid-19 DKI Jakarta Per 23 Maret 2021

×

Update Perkembangan Covid-19 DKI Jakarta Per 23 Maret 2021

Sebarkan artikel ini

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]

MATTANEWS.CO, JAKARTA– Pemprov DKI Jakarta mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan 3M, lentaran kasus positif COVID-19 yang masih terus bertambah. Kendati Pemprov DKI Jakarta terus meningkatkan 3T, diperlukan kerja bersama masyarakat untuk memutus mata rantai penularan virus ini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data yang terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 10.186 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 7.639 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 815 positif dan 6.824 negatif. Selain itu dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 3.533 orang dites, dengan hasil 99 positif dan 3.434 negatif.

“Untuk menilai tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 312.517. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 74.949. Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 865 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 6.186 orang yang masih dirawat atau isolasi, “ungkapnya, dikutip dari siaran pers PPID Pemprov DKI Jakarta, Selasa (23/3/2021).

Sedangkan, kasus jumlah Konfirmasi total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 372.871 kasus. Dari jumlah kasus tersebut, total orang telah dinyatakan sembuh sebanyak 360.479 dengan tingkat kesembuhan 96,7%, dan total 6.206 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,7%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,7%. 

Untuk tingkat kepositifan atau proporsi kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 14%, sedangkan proporsi kasus positif secara total sebesar 11,2%. WHO juga menetapkan standar proporsi kasus positif tidak lebih dari 5%.

Sementara itu, proses vaksinasi juga masih berkelanjutan. Adapun jumlah sasaran vaksinasi tahap 1 dan 2 (tenaga kesehatan, lansia, dan pelayan publik) sebanyak 3.000.689 orang. Total vaksinasi dosis 1 saat ini sebanyak 879.229 orang (29,3%) dan total vaksinasi dosis 2 kini mencapai 228.255 orang (7,6%).

Rinciannya, yaitu untuk tenaga kesehatan, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 121.834 orang (108,5%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 98.956 orang (88,1%), dengan target vaksinasi sebanyak 112.301 orang. Sedangkan, pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 314.312 orang (34,5%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 5.263 orang (0,6%), dengan target vaksinasi sebanyak 911.631 orang. Pada kelompok pelayan publik, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 443.083 orang (22,4%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 124.036 orang (6,3%), dengan target vaksinasi sebanyak 1.976.757 orang.