Wakil Bupati Bersama Forkopimda Sintang Turun ke Lapangan

  • Whatsapp

* Terkait Adanya Aktivitas Jemaat
Ahmadiyah Indonesia (JAI)

Bacaan Lainnya

MATANEWS.CO, SINTANG, KALBAR – Menyikapi berkembangnya dinamika dan singgungan yang terjadi di tengah masyarakat Desa Balai Harapan Kecamatan Tempunak atas keberadaan dan aktivitas Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) di Desa Balai Harapan kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang, Wakil Bupati Sintang, bersama Forkopimda, turun ke lapangan, Kamis (29/7/2021).

Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto mengatakan, kedatangannya untuk mendengarkan, mencari dan meminta masukan dari masyarakat Desa Balai Harapan.

“Kami ingin mendengarkan secara langsung dari masyarakat, terkait membahas permasalahan kegiatan dan aktivitas teman-teman dari Jamaah Ahmadiyah Indonesia. Tujuan kita untuk mencarikan solusi terbaik untuk kita bersama,” ungkapnya.

Sudiyanto menegaskan, kedatangannya bukan semata-mata untuk menindak keras perihal dinamika yang terjadi di Desa Balai Harapan.

“Kami datang bukan untuk mencari kesalahan, bukan untuk mengadili, juga bukan untuk menyalahkan pihak-pihak tertentu, tapi kami kesini untuk mendengarkan apa yang terjadi sesuai dengan fakta dan nyata,” terangnya.

Menurut Sudiyanto, peran Pemerintah dimasa pendemi covid 19 ini sangatlah dibutuhkan masyarakat.

“Disituasi ini, pemerintah harus hadir untuk mewujudkan suasana yang tentram ditengah-tengah masyarakat,” tegas Sudiyanto.

Komandan Kodim 1205 Sintang, Letkol Inf Eko Bintara Saktiawan mengimbau masyarakat untuk dapat mengendalikan diri.

“Saya berharap sembari menunggu keputusan, kita sama-sama menahan diri. Karena yang namanya konflik itu, tidak ada yang enak, jadi saya minta kita sebagai masyarakat, dapat mengendalikan diri. Saya ingin kita baik-baik saja, hidup rukun, damai dan tenang,” ungkapnya.

Tokoh Agama Desa Balai Harapan, Kecamatan Tempunak, Supartono
meminta kepada Pemerintah Daerah, dapat segera mengambil kebijakan, terkait dinamika yang terjadi di Desa Balai Harapan.

“Selaku masyarakat muslim, kami berharap kepada Pemerintah yang berwenang, agar segera mengambil kebijakan sesuai dengan aturan yang ada,” tukas Supartono.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait