Reporter : Dewan Richardi
BATANGHARI, Mattanews.co – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Batanghari Ilhamudin, meminta pihak terkait adanya transparansi pendataan penyaluran bantuan kemanusiaan dampak Covid-19.
Saat di temui Tim di rumah dinasnya Ilhamuddin mengatakan bahwa pihak DPRD pernah melaksanakan hearing bersama gugus tugas Covid-19 Kabupaten Batanghari, untuk membahas beberapa hal.
“Jadi kesimpulan rapat pada hari senin tanggal 8 Juni 2020. Kita menemukan fakta terhadap penerima bantuan itu banyak yang tidak sesuai, seperti orang meninggal, data dobel dan tidak tepat sasaran,” Senin (15/6/2020)
Menurutnya, mereka tidak melihat adanya peraturan yang melarang, untuk mempublikasikan data penerima bantuan kemanusiaan Covid-19.
“Daerah lain banyak yang di tampilkan data penerima bantuan, sampai saat ini tidak ada masalah. Karena orang yang betul-betul layak menerima bantuan, tidak akan mempermasalahkan bila data mereka di tampilkan sebagai penerima bantuan,” katanya.
Sebelumnya DPRD Batanghari pernah mengadakan rapat pada awal bulan Juni 2020.
Yaitu berkenaan dengan agenda kunjungan kerja DPRD. Seluruh komisi turun ke Kecamatan dan mengundang seluruh kepala desa, guna menghimpun informasi, menyingkronkan data penerima bantuan.
“Komisi 1 batin XXIV, mersam, Muara Bulian, komisi dua, pemayung Tembesi, komisi tiga Maro Sebo Ulu, Bajubang, Maro Sebo Ilir, pada bulan juni ini. Faktanya apa yang terjadi di bawah para kepala desa dan camat, menyampaikan data penerima tidak tepat sasaran dan ada juga kita temui permasalahan domisili penerima,” ujarnya.
Pihak DPRD Batanghari dalam kunjungan kerjanya, pernah menyampaikan ke para Camat untuk mendata ulang masyarakat.
Terutama yang belum menerima bantuan agar dapat diberikan bantuan.
“Untuk penerima yang tidak tepat sasaran, ada yang telah mengembalikan ke pemerintah dan itu menjadi Silva,” ucapnya.
Editor : Nefri














