MATTANEWS.CO, MEMPAWAH – Wakil Rektor I Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura (UNTAN), Dr. Sy. Hasyim Azizurrahman, S.H., M.Hum., memberikan apresiasi dan testimoni positif terhadap kegiatan tanam padi bersama yang berlangsung di Desa Sungai Purun Kecil, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-124 dan Kuliah Lapangan Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KLPPM) tahun 2025.
Kegiatan tanam padi bersama ini melibatkan anggota Kodim 1201/Mempawah, mahasiswa Untan dari berbagai fakultas, perangkat desa, serta masyarakat sekitar, dalam semangat gotong royong dan pemberdayaan masyarakat desa.
Dalam testimoninya di lokasi kegiatan, Dr. Hasyim Azizurrahman menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif tidak hanya untuk masyarakat, tetapi juga sebagai media pembelajaran langsung bagi mahasiswa.
“Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian nyata yang tidak hanya memperkuat ketahanan pangan masyarakat, tetapi juga menjadi pengalaman akademik dan sosial yang berharga bagi mahasiswa kami,” ujarnya.
Dirinya juga menegaskan pentingnya kemitraan strategis antara perguruan tinggi dan TNI dalam membangun desa melalui pendekatan partisipatif.
“Kami sangat mengapresiasi Kodim 1201/Mempawah atas keterlibatannya dalam kegiatan ini. Sinergi seperti ini harus terus dilanjutkan demi memperkuat pembangunan desa dan karakter generasi muda kita,” tambahnya.
Komandan Kodim 1201/Mempawah, Letkol Inf Benu Supriyantoko, S. H, menyambut baik keterlibatan Untan dalam program TMMD dan KLPPM.
Menurutnya, kegiatan tanam padi bersama ini merupakan salah satu bentuk nyata dari sasaran non-fisik TMMD, yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat desa.
“Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh warga Desa Sungai Purun Kecil yang merasa terbantu dan terinspirasi dengan kehadiran mahasiswa dan TNI. Kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi bagi pembangunan desa yang berkelanjutan dan kolaboratif,” tandasnya.
Dalam semangat memperkuat ketahanan pangan dan mempererat hubungan antara TNI, mahasiswa, dan masyarakat, Kodim 1201/Mempawah menggelar kegiatan penanaman padi bersama di Desa Sungai Purun Kecil, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-124 yang berlangsung selama satu bulan penuh.
Anggota Kodim 1201/Mempawah menggandeng mahasiswa Universitas Tanjungpura (Untan) serta warga setempat untuk bersama-sama menanam padi di lahan pertanian desa binaan.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan produksi pertanian, tetapi juga untuk membangun sinergi antara TNI, perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Komandan Kodim 1201/Mempawah, Letkol Inf Benu Supriyantoko, menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dan masyarakat dalam kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat gotong royong, sekaligus memberikan edukasi tentang pentingnya ketahanan pangan di tingkat desa.
“Kami ingin menjadikan kegiatan TMMD ini bukan hanya program fisik pembangunan infrastruktur, tetapi juga momentum membangun kemandirian pangan dan mempererat hubungan antara TNI, pemuda, dan masyarakat,” ujar Dandim.
Salah satu mahasiswa Untan, Imam Surosu dari fakultas Hukum yang ikut dalam kegiatan ini menyampaikan rasa bangganya bisa terlibat langsung dalam kegiatan sosial bersama TNI.
“Ini pengalaman yang luar biasa, kami belajar langsung dari masyarakat dan TNI bagaimana membangun desa dari hal-hal sederhana seperti pertanian,” ujarnya.
Program TMMD Reguler ke-124 ini dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, dengan berbagai kegiatan fisik seperti pembangunan jalan, renovasi fasilitas umum, dan kegiatan non-fisik seperti penyuluhan, edukasi, serta kegiatan sosial lainnya.
Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa serta menjadi contoh sinergitas antara berbagai elemen bangsa dalam membangun Indonesia dari desa.
Bertempat di lokasi sasaran TMMD Reguler ke-124, tepatnya di Desa Sungai Purun Kecil, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, suasana kebersamaan begitu terasa dalam kegiatan tanam padi bersama yang melibatkan anggota Kodim 1201/Mempawah, mahasiswa Universitas Tanjungpura (Untan), dan warga sekitar.
Kegiatan ini menjadi momen yang menggembirakan bagi masyarakat. Warga menyambut positif kehadiran TNI dan mahasiswa yang turun langsung ke sawah, bahu-membahu bersama petani dalam proses penanaman padi. Semangat gotong royong tampak jelas, mencerminkan kemanunggalan TNI dan rakyat.
“Saya sangat senang dengan kegiatan ini. Selain membantu kami di sawah, keberadaan TNI dan mahasiswa membuat kami semakin semangat bertani,” ujar Bujang, salah satu petani setempat.
Tidak hanya sebagai bentuk dukungan fisik, kegiatan ini juga menjadi ajang pertukaran ilmu.
Mahasiswa Untan mendapatkan pengalaman langsung dalam dunia pertanian tradisional, sementara warga mendapatkan masukan baru terkait teknik bertani yang lebih efisien.
Komandan Kodim 1201/Mempawah, Letkol Inf Benu Supriyantoko, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran non-fisik TMMD Reguler ke-124 yang bertujuan mendukung ketahanan pangan serta mempererat hubungan antara TNI, pemuda dan masyarakat.
“Kami ingin menjadikan TMMD ini bukan hanya pembangunan infrastruktur, tetapi juga momentum untuk membangun kebersamaan dan kemandirian desa, termasuk di sektor pertanian,” jelas Dandim.
Marsila, salah satu mahasiswa Untan yang ikut dalam kegiatan ini, mengaku bangga bisa terlibat.
“Kami belajar langsung dari masyarakat, merasakan kerja keras mereka, dan merasa senang bisa berkontribusi,” ujarnya.
Dengan semangat kebersamaan yang tercipta di lokasi TMMD, diharapkan kegiatan seperti ini mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mempererat ikatan sosial antarwarga, mahasiswa, dan TNI dalam membangun desa.
Camat Sungai Pinyuh, Ibrahim Mahras, menghadiri langsung kegiatan tanam padi bersama yang dilaksanakan di Desa Sungai Purun Kecil, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi dua program besar, yaitu TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-124 yang dilaksanakan oleh Kodim 1201/Mempawah dan Kuliah Lapangan Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KLPPM) tahun 2025 oleh Universitas Tanjungpura (Untan).
Tanam padi bersama ini diikuti oleh anggota TNI, mahasiswa Untan, aparat desa, dan masyarakat setempat, yang bahu-membahu di lahan pertanian sebagai bentuk nyata gotong royong dan komitmen terhadap ketahanan pangan desa.
Dalam sambutannya, Camat Ibrahim Mahras mengapresiasi tinggi kolaborasi antar elemen yang terlibat dalam kegiatan ini.
“Kegiatan ini tidak hanya mendorong produktivitas pertanian, tetapi juga memperkuat kebersamaan antara pemerintah, TNI, perguruan tinggi, dan masyarakat. Ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan desa mandiri dan berdaya,” ujarnya.
Komandan Kodim 1201/Mempawah, Letkol Inf Benu Supriyantoko, menyampaikan bahwa kegiatan tanam padi ini merupakan bagian dari program non-fisik TMMD yang bertujuan membangun ketahanan pangan dan mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.
“Kami hadir bukan hanya untuk pembangunan fisik, tetapi juga berperan dalam mendorong sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi desa,” jelas Dandim.
Sementara itu, mahasiswa Untan yang terlibat melalui program KLPPM merasa bangga bisa berkontribusi langsung kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi mereka untuk belajar di lapangan sekaligus membantu petani secara langsung.
Warga Desa Sungai Purun Kecil menyambut kegiatan ini dengan antusias dan penuh semangat. Mereka berharap kegiatan semacam ini terus berlanjut demi kemajuan pertanian dan pembangunan desa.
Melalui kolaborasi yang solid antara TNI, akademisi, pemerintah, dan masyarakat, kegiatan tanam padi ini menjadi wujud nyata pembangunan dari, oleh dan untuk rakyat.
Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Sungai Purun Kecil menunjukkan peran aktifnya dalam kegiatan penanaman padi bersama anggota Kodim 1201/Mempawah dan mahasiswa Universitas Tanjungpura (UNTAN), yang dilaksanakan di lokasi ketahanan pangan binaan Babinsa, dalam rangka mendukung program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-124 dan Kuliah Lapangan Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KLPPM) tahun 2025.
Kegiatan ini menjadi momentum penting yang menunjukkan sinergi antara unsur pemerintahan desa, aparat TNI, akademisi, dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan serta memperkuat semangat gotong royong.
Ketua BPD Desa Sungai Purun Kecil, Ibu Nursiah menyampaikan bahwa keikutsertaan BPD dalam kegiatan ini adalah bentuk dukungan penuh terhadap upaya penguatan sektor pertanian sebagai bagian dari pembangunan desa.
“BPD tentu tidak bisa hanya duduk di meja rapat. Kami turun langsung ke lapangan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam mewujudkan ketahanan pangan yang mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.
Penanaman padi yang dilakukan di lahan binaan Babinsa ini juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat desa, di mana mahasiswa UNTAN turut belajar dan bekerja bersama petani dan aparat TNI.
Babinsa di wilayah tersebut secara aktif membina kelompok tani dan memfasilitasi pelaksanaan kegiatan secara teknis.
Komandan Kodim 1201/Mempawah, Letkol Inf Benu Supriyantoko, S. H, menegaskan bahwa keterlibatan semua elemen desa, termasuk BPD, merupakan wujud keberhasilan pendekatan TMMD yang inklusif dan berorientasi pada pembangunan dari akar rumput.
“Kami sangat mengapresiasi semangat BPD dan semua pihak yang turut serta. Ini bukti bahwa pembangunan desa tidak bisa berjalan tanpa kolaborasi,” katanya.
Kegiatan ini pun mendapat sambutan antusias dari masyarakat, yang merasakan manfaat langsung dari dukungan semua pihak dalam mempercepat proses tanam padi serta meningkatkan produktivitas pertanian.
Dengan kebersamaan yang terjalin melalui kegiatan ini, diharapkan ket Okahanan pangan desa dapat terus ditingkatkan, dan desa menjadi lebih mandiri, kuat, serta sejahtera.














