BERITA TERKINI

Warga Sindur Keluhkan Rehab Kantor Desa Tanpa Plang Proyek yang Tak Kunjung Selesai

×

Warga Sindur Keluhkan Rehab Kantor Desa Tanpa Plang Proyek yang Tak Kunjung Selesai

Sebarkan artikel ini

Reporter: Andre Bara

PRABUMULIH, Mattanews.co – Rehab bangunan Kantor Kepala Desa Lama yang bertempat di Kelurahan Sindur Kecamatan Cambai Kota Prabumulih Sumsel terbengkalai tanpa ada kejelasan kapan akan mulai dikerjakan.

Karena adanya pengerjaan rehab, maka Kantor Desa dilakukan pembokaran pada Bulan Juli 2020 kemarin, sehingga seluruh barang-barang seperti tenda dan kursi harus dibawa keluar dan dibiarkan berhamburan.

Mendapatkan hal tersebut, warga Sindur Abdul Wahab (73) yang langsung diwawancarai mattanews.co, Jum’at (21/8/2020) sore.

Warga ini merasa sangat kecewa dan khawatir melihat tenda dan kursi juga barang lainnya dibiarkan begitu saja.

Semestinya barang-barang tersebut, dikatakan Wahab, bisa diletakkan ditempat yang lebih baik biar lebih aman.

“Seharusnya tenda itu dipasang, biar kursi-kursinya bisa disusun rapi dibawah tenda,” pintanya.

“Kalau soal keamanan kami tidak tahu menahu misalkan nanti ada yang hilang atau rusak dan sering juga kami lihat anak-anak bermain disana,” ungkap Abdul Wahab.

Sementara itu dari pihak Pemerintah setempat, Rusdi Ketua RT.03 – RW.02 Kelurahan Sindur tidak begitu tahu akan adanya rehab kantor Kepala Desa Lama tersebut.

Rusdi mengaku, sejauh ini belum ada yang melapor kepada kita baik dari pihak kontraktor ataupun Dinas terkait.

“Sampai hari ini belum ada yang melapor kepada saya,” ucapnya.

“Saya dengar juga bahwa Lurah dan Ketua RW juga belum ada pemberitahuan tentang proyek tersebut berikut dengan Ketua LPM Kelurahan tidak juga menerima laporan,” sebut Rusdi saat dijumpai media ini dikediamannya.

Lebih jauh Rusdi juga menjelaskan, baik lisan atau tulisan dia juga tidak tahu.

“Ini mana mau tau, Papan proyek saja tidak dipasang, jadi saya tidak paham ini proyek apa, sumbernya dari mana dan besar nilainya juga,” ungkap ketua RT.

Masih kata pak RT itu, ia pernah menemui tukang dan menanyakan kemana barang barang yang lain usai kantor desa ini dibongkar,

“Inikan Seng untuk atap kemana karena saya lihat tidak berada disekitar lokasi, tapi karena dia cuma tukang jadi tidak tahu kemana seng seng tersebut disimpan,” tutupnya.

Dimungkinkan karena paska libur panjang atau cuti bersama, Baik pihak Kontraktor dan Dinas terkait belum bisa dimintai keterangan sampai berita ini ditayangkan.

Editor: Fly