BERITA TERKININUSANTARAPEMERINTAHANTNI DAN POLRI

Wasev TNI AD Tinjau TMMD ke-130 di Tulungagung, Pembangunan Jalan Rabat Beton Rampung 100 Persen

×

Wasev TNI AD Tinjau TMMD ke-130 di Tulungagung, Pembangunan Jalan Rabat Beton Rampung 100 Persen

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI Angkatan Darat meninjau langsung pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 di Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, Selasa (3/11/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai target sekaligus melihat manfaat nyata program bagi masyarakat.

Tim Wasev dipimpin Sekretaris Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Sesdispenad), Kolonel Arh Budyanto Putro Sudarsono, S.E., M.Han. Dalam kunjungan tersebut, rombongan didampingi Komandan Kodim 0807/Tulungagung sekaligus Dansatgas TMMD ke-130, Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han.

Sejumlah sasaran fisik menjadi perhatian dalam peninjauan tersebut. Di antaranya pembangunan jalan rabat beton, renovasi musala, pembangunan MCK umum, serta rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga, termasuk rumah Pak Atim dan Bu Wiji.

Dalam paparannya, Letkol Arh Hanny Galih Satrio menjelaskan bahwa sejumlah sasaran pembangunan telah mencapai progres signifikan. Pembangunan jalan rabat beton bahkan telah rampung 100 persen. Demikian pula program penghijauan melalui penanaman 1.000 pohon yang telah selesai dilaksanakan.

Selain pembangunan infrastruktur, Satgas TMMD juga menjalankan berbagai program nonfisik. Kegiatan tersebut meliputi pemberian nutrisi untuk penanganan stunting, pembersihan fasilitas umum dan fasilitas sosial, serta sejumlah sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat.

Menurut Hanny, percepatan pekerjaan tetap harus berjalan beriringan dengan kualitas hasil pembangunan dan keselamatan personel yang bertugas di lapangan.

“Kami terus berupaya mempercepat penyelesaian seluruh sasaran, tetapi kualitas pekerjaan dan keselamatan personel tetap menjadi perhatian utama,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengerjaan RTLH secara keseluruhan telah mendekati 100 persen. Satgas menargetkan seluruh pekerjaan tersebut dapat diselesaikan pada minggu pertama November.

Namun, pelaksanaan TMMD tidak sepenuhnya tanpa hambatan. Kendala utama di lapangan antara lain distribusi material menuju lokasi pekerjaan yang tidak semuanya dapat dijangkau kendaraan besar. Kondisi cuaca dan keterbatasan pasokan air juga menjadi tantangan tersendiri.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Satgas menggunakan kendaraan berukuran lebih kecil serta melibatkan masyarakat dalam proses pengangkutan material.

Sementara itu, Ketua Tim Wasev, Kolonel Arh Budyanto Putro Sudarsono, menegaskan bahwa peninjauan lapangan merupakan bagian penting dari pengawasan untuk mengetahui perkembangan program secara menyeluruh.

Menurutnya, evaluasi tidak hanya menyangkut capaian pembangunan fisik, tetapi juga mencakup kesesuaian perencanaan, pelaksanaan kegiatan, pencapaian sasaran hingga manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Sampai saat ini seluruh proses pengerjaan berjalan lancar. Mudah-mudahan sebelum penutupan nanti, seluruh sasaran sudah rampung 100 persen sehingga bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” ungkap Budyanto.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan TMMD bukan semata-mata hasil kerja TNI. Dukungan pemerintah daerah, Polri, instansi terkait, serta partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam menyukseskan program tersebut.

Karena itu, koordinasi dan komunikasi antarpihak harus terus diperkuat agar berbagai kendala di lapangan dapat segera diatasi melalui kerja sama.

Apresiasi terhadap pelaksanaan TMMD ke-130 juga disampaikan Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Dalam kesempatan tersebut, sambutan Plt Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., yang diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Agus Kuncoro, menyampaikan bahwa program TMMD memiliki kontribusi penting bagi pembangunan desa.

Menurutnya, TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh peningkatan kualitas sumber daya manusia, kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, hingga kesejahteraan masyarakat.

“Kita berharap kegiatan ini semakin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta membawa manfaat bagi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini juga sejalan dengan misi pembangunan Kabupaten Tulungagung,” demikian pesan yang disampaikan.

Manfaat program tersebut pun mulai dirasakan langsung masyarakat penerima bantuan. Salah satunya Pak Atim, warga Desa Pojok yang rumahnya mendapatkan bantuan rehabilitasi RTLH.

Sebelum diperbaiki melalui program TMMD, sejumlah bagian kayu dan kerangka atap rumahnya mengalami kerusakan akibat dimakan rayap. Kondisi tersebut membuat rumahnya membutuhkan perbaikan agar lebih layak dan aman untuk ditempati.

Melalui program TMMD ke-130, pembangunan desa tidak hanya diwujudkan dalam bentuk infrastruktur, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Dengan capaian pembangunan jalan rabat beton yang telah mencapai 100 persen dan sasaran lainnya yang terus dikebut, Satgas TMMD bersama pemerintah daerah dan masyarakat berupaya menuntaskan seluruh pekerjaan sesuai target. Harapannya, seluruh hasil pembangunan dapat segera dimanfaatkan dan memberikan dampak berkelanjutan bagi kesejahteraan warga Desa Pojok.

Penulis: Ferry Kaligis
Editor: Riki Okta Putra