Reporter : Anang
PALEMBANG, Mattanews.co – Jika setelah sebelumnya beredar dugaan video open house lebaran di kediaman pribadi Walikota Harnojoyo, kali ini giliran dugaan suasana open house di kediaman pribadi Wawako Fitrianti Agustinda yang beredar di sosial media pada Kamis (28/05/2020).
Dari pantauan mattanews.co di media sosial, tampak sejumlah foto yang didalamnya adalah beberapa Camat, wartawan dan staf Wawako dengan caption foto “silaturahmi dengan wawako”. Foto-foto berbentuk kolase itu menunjukkan dugaan kuat adalah suasana open house di kediaman pribadi Wawako Fitrianti Agustinda.
Kesan ‘narsis’ tak bisa dilepaskan dari kejadian beredarnya video dan foto open house Walikota dan Wawako ini. Diduga foto tersebut diunggah oleh seseorang yang hadir di lokasi, sebelum menyebar di sosial media.

Namun, terlepas apakah hal tersebut merupakan bentuk narsisme dari tamu undangan atau tidak, pengamat kebijakan publik Bagindo Togar justru memiliki penilaian berbeda. Ia menyesalkan apa yang dilakukan oleh Walikota dan Wawako yang menggelar open house di saat tengah menghadapi pandemi Covid-19 serta dianggap melanggar Maklumat Kapolri.
Sebab, dalam foto yang beredar itu seperti sengaja membiarkan terciptanya kerumunan dalam suasana hari raya di tengah kondisi Covid-19 dan adanya Maklumat Kapolri.
“Bahkan Gubernur dan Presiden sekalipun, yang kita tahu mereka bersilaturahmi lebaran secara virtual. Sementara pemimpin Palembang menggelar open house, ditengah Covid-19 ini,” ujarnya.
Dia menilai, sepertinya anggapan para elite Pemkot menganggap bahwa mereka punya dunia sendiri yang steri atau luput dari justifikasi sosial. “Terkesan bahwa publik dituntut memaklumi segala perilaku maupun aktifitas mereka, karena secara tak disadari mereka memposisikan hierarkhi sosial mereka berbeda, berikut beragama previllege yang mereka punya,” ungkap Bagindo.
“Jadi…gak usah dipikirin …berejolah muzik…dan kagek jugo yang retok diem dewek..plus ..sikap meremehkan segala hal menyangkut atensi juga reaksi publik…., mudahlah itu lur…dalam benak para pejabat tinggi daerah ini,” tambah Bagindo mengakhiri perbincangan.
Sementara itu, salah satu orang terdekat Wawako bernama Sri Gumay mengatakan, jika dikediaman pribadi Fitrianti Aguatinda tersebut tidak ada menggelar open house. “Itu hanya tamu, masa iya mau di usir,” ujarnya.

Terkait foto yang didapatkan redaksi, Sri Gumay berkelit jika saat itu mereka dan sejumlah staf tengah akan melaksanakan tugas mereka. “Tidak ada foto rame-rame, saat foto didepan banner Idul Fitri itu seketika saat kami ingin berangkat giat di wilayah Plaju. Itu lah giat kami lebaran karena ibu sebagai KDH tidak ada cuti libur..jadi tetap kerja tidak ada libur,” tulis Sri Gumay lewat WhatsApp yang mengaku jika itu jawaban dari Wawako Palembang Fitrianti Agustinda.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemkot Palembang meski telah dihubungi belum memberikan tanggapan.
Editor : Anang














