BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINALNUSANTARA

Wujud Syukur Ala Satgas TMMD Ke – 124 Mempawah Bersama Warga Jelang Rampungnya RLH dan Rabat Beton

×

Wujud Syukur Ala Satgas TMMD Ke – 124 Mempawah Bersama Warga Jelang Rampungnya RLH dan Rabat Beton

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, MEMPAWAH – Komandan Satuan Setingkat Kompi (Dan SSK) TMMD Ke-124 Kodim 1201/Mempawah, Kapten Czi Kiki Gunawan memberikan apresiasi tinggi terhadap tindakan spontan prajurit Satgas dari tiga matra TNI yang memborong dagangan kue seorang pedagang keliling.

Momen tersebut terjadi ketika para prajurit tengah bersantai sejenak usai menyelesaikan pekerjaan rabat beton yang kini memasuki tahap finishing.

Kapten Kiki menjelaskan bahwa aksi ini merupakan refleksi dari rasa syukur dan kebahagiaan prajurit karena program pembangunan fisik TMMD sudah hampir tuntas.

“Apa yang dilakukan prajurit ini murni inisiatif mereka. Mereka merasa gembira karena pekerjaan besar hampir selesai, dan mereka ingin berbagi dengan masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dan SSK menyampaikan bahwa sejak awal, TMMD tidak hanya menekankan pada pembangunan fisik semata, melainkan juga membangun komunikasi sosial yang erat dengan masyarakat sekitar.

Momen memborong dagangan kue tersebut menjadi simbol kecil namun bermakna dari kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Hal-hal sederhana seperti ini mencerminkan bagaimana kehadiran TNI benar-benar menyatu dengan kehidupan warga,” jelasnya.

Kapten Kiki juga menambahkan bahwa dalam berbagai kesempatan, ia terus mendorong prajurit untuk tidak hanya menyelesaikan pekerjaan teknis, namun juga menjalin kedekatan emosional dengan warga.

“Dengan cara itu, TMMD benar-benar akan terasa manfaatnya, tidak hanya dari sisi pembangunan, tapi juga dari rasa kebersamaan yang tumbuh,” ujar Dan SSK.

Bagi Dan SSK, momen seperti ini adalah bentuk nyata bahwa program TMMD berhasil menyentuh hati rakyat dan memperkuat persatuan antara TNI dan masyarakat.

Aksi ini terjadi ini saat para prajurit sedang istirahat setelah menyelesaikan tahap akhir (finishing) pembangunan rabat beton.

Nuri (47), warga Dusun Nikmat, awalnya hanya berniat menjajakan beberapa bungkus kue basah kepada pekerja di sekitar lokasi.

Namun, ia terkejut ketika seluruh isi keranjang dagangannya diborong habis oleh para prajurit dalam hitungan menit.

“Saya kaget, belum sempat buka suara, sudah diborong semua. Alhamdulillah, saya sangat terbantu,” ujar Nuri haru.

Aksi tersebut bukan hanya bentuk dukungan moral kepada pelaku usaha kecil, namun juga wujud nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Prajurit Sertu Wahyudi dari matra Darat menyampaikan bahwa kegiatan ini spontan dilakukan karena mereka merasa senang dengan progres kerja yang sudah masuk tahap finishing.

“Kami senang pekerjaan hampir selesai, jadi sekalian ingin berbagi kebahagiaan dengan warga,” tuturnya.

Sementara itu, menurut Praka Marinir Taufik dari matra Laut, momentum ini menunjukkan bahwa meskipun tugas utama mereka adalah pembangunan fisik, prajurit Satgas juga hadir untuk menguatkan hubungan emosional dengan masyarakat.

“TMMD bukan hanya soal membangun infrastruktur, tapi juga membangun kepercayaan dan kebersamaan dengan rakyat,” tegasnya.

Ia berharap kebersamaan antara prajurit dan warga semakin tampak saat mereka duduk bersama di pinggir jalan rabat beton yang baru selesai dikerjakan, sambil menikmati kue hasil borongan bersama-sama.

“Momen sederhana itu menjadi bukti bahwa keberhasilan TMMD bukan hanya diukur dari beton yang mengeras, tapi juga dari hati yang semakin dekat,” tandasnya.

Untuk Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) yang menjadi salah satu sasaran fisik utama dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-124 Kodim 1201/Mempawah kini memasuki tahap krusial.

Terpantau progres pembangunan rumah warga kurang mampu tersebut telah mencapai sekitar 75 persen, dengan pekerjaan pengecoran lantai dan pemasangan plafon tengah berlangsung.

Dan SSK Kapten Czi Kiki Gunawan menyampaikan bahwa proses pengerjaan RLH ini berjalan sesuai dengan tahapan yang direncanakan.

“Kami bersyukur semua berjalan lancar. Hari ini kita sudah masuk ke tahap pengecoran lantai dan pemasangan plafon. Progresnya sudah sekitar 75 persen,” ujar Kapten Kiki.

Kapten Kiki juga menjelaskan bahwa kecepatan dan kualitas pembangunan tetap menjadi prioritas. Meskipun waktu terus berjalan menuju hari penutupan, namun semangat gotong royong antara prajurit TNI dan warga menjadi kunci utama percepatan pembangunan.

“Kami tidak hanya mengejar selesai tepat waktu, tapi juga memastikan rumah ini benar-benar layak dan nyaman untuk dihuni,” tambahnya.