Yayasan FH Berikan Bantuan Multiguna bagi 455 Warga Rentan di Mamuju

  • Whatsapp

MATTANEWS.CO, SULBAR, — Yayasan Fondasi Hidup (FH) menggelar workshop penutupan program bantuan nontunai di Wisma Malaqbi, Mamuju, Senin (21/6/2021). Program bantuan non tunai Yayasan FH memberikan dana bantuan multiguna bagi 455 keluarga di dua desa, yaitu Desa Lebani dan Labuan Rano, Kecamatan Tappalang Barat, Kabupaten Mamuju.

455 itu dikategorikan kelompok yang rentan atau begitu terdampak pasca gempa bumi Januari lalu, dengan nominal Rp700 ribu per bulan selama dua bulan.

Bacaan Lainnya

Direktur Yayasan FH Effendy Aritonang mengatakan, ada beberapa kriteria sehingga keluarga itu dinyatakan layak menerima bantuan. Penyusunan kriteria itu sendiri merupakan hasil rembuk bersama dengan masyarakat.

“Mulai dari kerusakan rumah, kemudian kelompok usia yang rentan. kalau ada di desa itu kelompok – kelompok yang kita sebut difabel, mereka juga diprioritaskan atau juga keluarga dengan orang tua tunggal perempuan, janda yang punya anak itu juga prioritas, itu yang kita komunikasikan dengan masyarakat,” tuturnya.

Dipilihnya ke dua desa itu juga bukan tanpa alasan. Effendy menjelaskan, wilayah tersebut di masa awal pasca gempa masih sangat membutuhkan bantuan, terlebih akses ke sana begitu sulit.

Kata Effendy, setelah dilakukan assesment, kedua wilayah itu memenuhi kelayakan untuk diberikan bantuan.

“Di awal-awal juga tidak banyak rekan-rekan dari organisasi lain yang kesana, jadi kami berfikir bantuan yang kami berikan akan lebih efektif disampaikan ke kedua tempat ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Asisten III Pemerintah Kabupaten Mamuju H.Y Bustami berterima kasih dan mengapresiasi program bantuan dari yayasan FH. Menurutnya, kehadiran FH begitu membantu pemerintah di saat sosial ekonomi masyarakat terpukul akibat gempa.

“Kita menyadari bahwa bencana yang terjadi sangat dirasakan masyarakat kita, bukan hanya kehilangan harta benda, tapi juga kehilangan nyawa, sehingga kehadiran Fondasi Hidup ini sedikit memberikan keringanan kepada masyarakat terkhusus di dua desa itu,” pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait