Yayasan Siloam Papua Ajak Komunitas dan Pemerintah Peduli Asrama III Damal di Nabire

  • Whatsapp

MATTANEWS.CO, NABIRE/PAPUA – Yayasan Siloam Papua mengajak beberapa komunitas yang ada di Kota Nabire serta mengajak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Puncak untuk peduli dengan keadaan dan kondisi Asrama III Damal di Nabire.

Hal tersebut disampaikan oleh Pimpinan Yayasan Siloam Papua (YSP) di Nabire, Amos Yeninar setelah lakukan kunjungan kasih dan melihat kondisi Asrama III Damal Karang Mulia Nabire dalam kondisi yang memprihatinkan, Selasa (23/2/2021).

Bacaan Lainnya

Amos Yeninar mengatakan, dibutuhkan perhatian serius Amos Yeninar terkait kondisi Asrama III Damal tersebut.

Ia mengajak Komunitas Peduli Nabire (KOPENA), Amoye Community, APAP, Komunitas Enaimo Nabire (KENA), Sandiwara Cafe serta Gereja GBI Sola Gratia untuk melihat bersama kondisi asrama tersebut.

Hal tersebut bertujuan untuk melakukan bakti sosial agar Asrama Damal di Nabire bisa mendapat perhatian dari banyak pihak, terutama oleh Pemkab Puncak.

“Sejak awal tahun 2021, telah dilakukan sejumlah pertemuan dan giat sosial, diantaranya, diskusi, aksi donasi di lampu-lampu merah di Kota Nabire dan Pagelaran live musik,” ucapnya kepada wartawan Mattanews.co.

Dari dana yang berhasil dikumpulkan, Yayasan Siloam Papua dan komunitas-komunitas Nabire berhasil memperoleh uang sebanyak lebih kurang Rp. 20 juta.

“Saat ini kami Yayasan Siloam Papua dan beberapa komunitas di Nabire bersama pelajar mahasiswa asal Puncak di Nabire, meminta dengan hormat kepada Pemkab Puncak agar bisa berikan perhatian serius akan hal ini”, ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga meminta dengan hormat kepada Pemkab Puncak melalui Dinas Pendidikan, agar menyediakan anggaran untuk membangun sebuah asrama permanen bagi pelajar dan mahasiswa Damal di Nabire.

“Kami juga meminta dengan hormat kepada Pemkab Puncak Papua agar datang melihat kondisi dari dekat kehidupan Asrama Damal di Nabire,” tegasnya.

Ia juga mengatakan, pelajar dan mahasiswa Damal di Nabire adalah Aset Masa Depan Kabupaten Puncak. Jadi Pemkab Puncak harus ikut memperhatikan nasib mereka.

Selain permintaan yang dilayangkan kepada Pemkab Puncak, pihaknya juga meminta kepada Pemerintah Provinsi Papua (Pemprov).

Hal itu bertujuan kiranya Pemprov memberikan perhatian khusus pembangunan asrama bagi pelajar dan Mahasiswa Damal di Nabire.

” Itulah harapan kami dari Yayasan Siloam Papua dan beberapa komunitas yang ada di Nabire terkait kondisi Asrama Damal di Nabire,” harapnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait