NUSANTARA

30 Guru di SBB Ikuti Pelatihan Psikologi Anak

×

30 Guru di SBB Ikuti Pelatihan Psikologi Anak

Sebarkan artikel ini

Reporter: Fitrah

MALUKU, Mattanews.co – 30 guru PAUD/TK, SD dan SMP ikuti pelatihan dukungan psikologi bagi anak dalam situasi sulit, Rabu (13/11/2019).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) bekerjasama dengan Wahana Visi Nasional (WVS).

Hal itu dilakukan untuk merespon tanggap darurat, dan mengobati rasa trauma anak pasca gempa yang mengguncang SBB beberapa waktu lalu.

Sekda SBB, Hi Mansur Tuharea mengatakan, belum lama ini SBB diguncang gempa 5,1 SR dan sebelumnya 6,5 SR, tentu kejadian tersebut akan menambah rasa trauma pada anak-anak. Kegiatan seperti ini sangat baik untuk merespon rasa trauma anak-anak dalam mengobati ketakutan mereka.

“Saya berharap, setelah mengikuti kegiatan tersebut para peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang dimiliki di tengah-tengah  masyarakat, guru dan anak-anak sekitar yang berada di lokasi titik gempa,” katanya.

Di tempat yang sama, Kadis Dikbud SBB, M. Sangadji mengatakan, kegiatan wahana anak-anak bekerjasama dengan WVN yang mana bertujuan untuk mengobati rasa trauma baik masyarakat, guru maupun anak-anak pasca terjadinya gempa

“Saya sangat mendukung dan mengapresiasi pelatihan dukungan psikologi dan sangat positif untuk hilangkan trauma anak-anak kita pasca terjadinya gempa,” ujarnya.

Sangadji berharap, dengan kegiatan psikologi sosial, perlahan rasa trauma anak-anak bisa hilang terutama anak TK dan PAUD.

“Sedangkan usia 10 -15 tahun juga merasakan trauma, sehingga perlu juga dilibatkan guru SD dan SMP untuk membimbing anak-anak tersebut,” ujarnya.

Direktur Tanggap Bencana Nasional, Margareta Siregar mengajak para peserta untuk berkaca dari pengalaman gempa Palu, Aceh dan beberapa tempat lain di Indonesia, bahwa yang mengalami trauma ada pada usia anak-anak dan ibu

“Sehingga itu pelatihan wahana visi ini sangat penting, guna membentuk karakter anak dan ibu untuk menangkis atau bersiap dalam hadapi gempa,” paparnya.

Ditambahkanya, dengan itu tugas kita adalah mengembalikan keceriaan mereka dari rasa ketakutan dan keterpurukan, dari wajah mereka seperti awalnya ceria sehingga datangnya gempa keceriaan mereka hilang seketika.

“Dengan kondisi saat ini, yang terpenting kembalikan senyum mereka dari rasa ketakutan dan trauma agar mereka selalu ceria dan bergembira seperti hari hari sebelumnya,” harapnya.

Hadir dalam kegiatan itu Sekda SBB M.Tuharea, Kadis Dikbud M. Sangadji, Kadis Inforkom Abdurahman, GAMKI dan UPTD Dikbud se- SBB.

Editor: APP