BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINAL

Adv Joni YAP SH., C.MED : Pentingnya Pengawasan Orang Tua Terhadap Anak di Bawah Umur

×

Adv Joni YAP SH., C.MED : Pentingnya Pengawasan Orang Tua Terhadap Anak di Bawah Umur

Sebarkan artikel ini

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Pentingnya peranan aktif orang tua dalam mengawasi perkembangan anak sangatlah dibutuhkan, apalagi anak tersebut masih terbilang dibawah umur. Demikian yang dikatakan Sekretaris DPD Ferari Sumsel, Joni YAP SH., C.MED, saat dikunjungi di kantornya, Jalan Swadaya Irigasi Pakjo Ujung, Kelurahan Karya Baru Palembang, Senin (6/12/2021).

“Jika waktu anak kebanyakan di rumah, tentu pengawasan diperlukan dari orang tuanya sendiri, tapi jika anak tersebut waktunya banyak di sekolahan, maka tanggung jawab pihak sekolah untuk mengawasinya. Peranan orang tua dan guru ini sangatlah penting dalam pengawasan tumbuh kembangnya anak kemudian hari,” papar Joni YAP SH., C.MED.

Joni menjelaskan, tekhnologi digital, seperti handphone, sering dipergunakan tidak pada peruntukannya.

“Memang terkadang orang tua ingin anaknya sama di mata orang lain, bahkan kepingin anaknya lebih baik dari yang lain. Namun, kebanyakan orang tua lalai mengawasi anak dalam menggunakan ponsel. Handphone bukan lagi untuk belajar, melainkan main game, berjudi atau bahkan nonton film yang bukan untuk seusianya (blue-red),” tambah Joni YAP SH., C.MED.

Dikatakan Sekretaris DPD Ferari Sumsel, kerap korban kejahatan ITE dilatari media handphone.

“Akibat handphone salah penggunaan, bisa menjerumuskan anak dibawah umur untuk melakukan asusila. Belum lagi menjadikan anak lamban berfikir dan menjadikan anak pelaku kejahatan, seperti penjudi, penipu dan pelaku pemerasaan,” urainya.

Dari itu, lanjut Joni YAP SH., C.MED ini, mengimbau agar pengawasan dalam kepengunaan ponsel harus benar-benar diawasi orang tua.

“Disinilah pentingnya pengawasan orang tua dalam mengatasi masalah anak. Selain itu, pendidikan agama dan pendekatan antara orang tua dan anak harus lah harmonis, sehingga membuat anak tersebut terbuka (tidak ada rahasia-red) kepada orang tuanya,” pungkasnya.