HEADLINE

Gubernur Aceh : Selain Ancaman Banjir, Kasus Stunting di Aceh Tamiang Tinggi

×

Gubernur Aceh : Selain Ancaman Banjir, Kasus Stunting di Aceh Tamiang Tinggi

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, ACEH TAMIANG- Berbagia potensi hambatan dan gangguan masih menghadang di depan, seperti acaman banjir yang kerap terjadi di daerah ini harus menjadi PR alias pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Aceh, Ir. H. Nova Iriansyah ,MT saat menjadi inspektur upacara Hari Ulang Tahum Kabupaten Aceh Tamiang, yang digelar di lapangan kantor Bupati setempat, Senin (11/4/2022).

“Ancaman stunting yang masih tinggi juga harus kita tangani agar Sumber Daya Manusia (SDM) Aceh Tamiang lebih berkualitas,”ucapnya.

Selain itu Nova juga menyebutkan, upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat juga menjadi tugas yang belum pernah selesai.

“Begitu juga soal peningkatan mutu pendidikan, kualitas kesehatan masyarakat, dan juga upaya meningkatkan pendapatan daerah”ungkap Gubernur Aceh.

Kendati demikian, Kabupaten Aceh Tamiang memiliki posisi sangat strategis di Provinsi Aceh, selain karena letaknya yang berbatasan langsung dengan Provinsi tetangga Sumatera Utara, juga memiliki keunikan dan potensi sumber daya alam yang cukup kaya. Keunikan itu, antara lain, terkait kemajemukan masyarakatnya, sehingga membuat Aceh Tamiang sangat kaya dengan keanekaragaman.

“Kondisi ini tentu menghadirkan dinamika tersendiri bagi Pemerintahan di Kabupaten Aceh Tamiang. Oleh karena itu, para pejabat di daerah ini harus bisa memimpin secara bijaksana, adil dan amanah, dengan menjadikan kemajemukan ini sebagai modal penting dalam pembangunan,”Papar Nova Iriansyah.

Masih kata Gubernur Aceh, di sektor pertambangan, Aceh Tamiang memiliki pusat produksi minyak yang telah eksis sejak puluhan tahun silam.
Semua ini merupakan penunjang utama bagi Pendapatan Asli Daerah,

“Tentunya setelah lahirnya Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kabupaten Aceh Tamiang yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Aceh Timur. Terbukti, sejak menjadi daerah otonom, kabupaten ini terus berkembang,”pungkasnya.