MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Saat Ramadan suasana di sekolah kental dengan penambahan nilai agama. Kegiatan ini sering dilaksanakan pada saat bulan Ramadhan yaitu kegiatan pesantren ramadhan atau dikenal dulu dengan pesantren kilat. Pada dua tahun terakhir ini kegiatan pesantren ramadhan bahkan Pelajaran Tatap Muka (PTM), ditiadakan mengingat bahwa saat tersebut terjadi pandemi.
“Pada awal mulai pandemi tahun 2020 kita tidak melaksanakan PTM, tentu saja berimbas pada aktivitas lainnya. Termasuk di dalamnya kegiatan pesantren ramadan,” kata Kepala SDN 129 Palembang, Wiwin Purwanti saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (13/4/2022).
Ia melanjutkan, tahun berikutnya yaitu di 2021 pandemi ini berangsur-angsur menurun. Jadi pada saat tersebut kegiatan pesantren ramadan dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat. Serta kegiatan tersebut juga dilaksanakan dengan kapasitas siswa yang sedikit sekali.
“Sedangkan tahun ini kegiatan pesantren ramadan juga dilaksanakan, sebab kondisi saat ini pandemi covid-19 sudah menurun. Meskipun demikian di sekolah ini kegiatan pesantren ramadan tetap dilaksanakan dengan protokol kesehatan secara ketat,” ujarnya.
Dijelaskannya, kegiatan pesantren ramadan ini dilaksanakan oleh kelas 6 dan kelas 5 saja. Untuk kelas 6 sendiri ada sebanyak 6 rombel atau kelas dan kelas 5 ada 5 rombel. Pelaksanaan kegiatan ini sendiri sudah belangsung selama satu hari lalu. Kegiatan ini dilaksanakan di mushola secara bergiliran.
Jadi setiap harinya hanya satu kelas saja yang melaksanakan pesantren ramadan, satu kelas juga tidak semuanya berada di mushola. Jadi para siswa secara bergiliran akan ke mushola, guna mencegah penyebaran covid-19 meskipun saat ini sudah menurun.
“Kita sebisa mungkin menghindari berkumpul siswa, jadi kami bagi beberapa sesi dan tidak semua rombel ikut dalam waktu yang sama,” ungkapanya.
Selain itu untuk materi dalam kegiatan pesantren ramadan ini sendiri, berasal dari guru yang mengajarkan mata pelajaran agama Islam. Guru tersebut yang membimbing siswa pada saat kegiatan ini berlangsung.
“Pemateri kita ambil dari guru kita sendiri, saya berharap kegiatan ini dapat berlangsung lancar, serta dapat menambah ilmu agama para siswa dan dapat diamalkan pada kegiatan sehari-hari siswa itu,” tutupnya. (*)














