NUSANTARA

SKG PEP Limau Field Kembali Beroperasi Normal

×

SKG PEP Limau Field Kembali Beroperasi Normal

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PRABUMULIH – Pasca peristiwa yang terjadi pada Stasiun Kompresor Gas I (SKG I) Pertamina EP Limau Field (PEP Limau) pada Senin (9/5), saat ini kondisi SKG I sudah beroperasi dengan normal sebagai penyuplai kebutuhan own use gas di Limau Field. Senior Manager Limau Field, Zulfikar Akbar, menyampaikan bahwa kegiatan operasional SKG I sudah berjalan seperti kondisi awal. Lebih lanjut Zulfikar menegaskan bahwa peristiwa yang terjadi bukan ledakan pipa gas.

Sebelumnya pada hari Senin (9/5), Tim Tanggap Darurat Pertamina telah berhasil menangani peristiwa kebakaran. “Insiden dapat dikendalikan. Api berhasil dipadamkan dengan cepat dan terus dilakukan pendinginan di sekitar lokasi SKG 1. Pada lokasi kejadian telah dipasang garis pembatas untuk mencegah pihak yang tidak berkepentingan masuk ke area tersebut,” kata Zulfikar.

Dua warga yang terdampak peristiwa tersebut sudah dirujuk ke salah satu rumah sakit di Palembang yang memiliki fasilitas penanganan luka bakar untuk mendapat penanganan terbaik. Kedua pasien dalam tingkat kesadaran penuh dan baik dan Pertamina EP memberikan bantuan akomodasi kepada pihak keluarga yang mendampingi di Palembang.

Pertamina EP turut prihatin dan bersimpati kepada kedua warga yang terdampak serta bertanggung jawab penuh atas kejadian ini.
Peristiwa ini sedang dalam proses evaluasi dan Pertamina terus melakukan continuous improvement dalam meningkatkan kehandalan fasilitas operasi, dengan selalu mengedepankan aspek HSSE sebagai prioritas utama.

Sementara itu Kepala Perwakilan SKK Migas Sumatera Bagian Selatan, Anggono Mahendrawan memastikan pihak KKKS PHR Zona 4 akan menjaga komitmen untuk memaksimalkan penyelesaian kejadian ini dengan tetap berkoordinasi dengan SKK Migas, Pemerintah Daerah setempat, Aparat Kepolisian dan TNI. SKK Migas Perwakilan Sumbagsel juga akan memastikan agar PHR Zona 4

Prabumulih yang membawahi Lapangan Limau untuk tetap menyiagakan petugas keselamatan dan pemadam demi menjaga kondisi hingga dinyatakan benar-benar aman dan terkendali serta memantau
kondisi korban terdampak. “Kami telah mintakan kepada PHR Zona 4 Prabumulih agar bersama mitra untuk segera melakukan investigasi penyebab kejadian ini sehingga kedepan dapat ditentukan
strategi-strategi ataupun langkah preventif untuk menghindari kembali terjadinya musibah atau insiden yang serupa,” pungkas Anggono.(*)