BERITA TERKININUSANTARA

Trend Lakalantas Kalbar Tinggi, 6 Bulan Terakhir 573 Peristiwa Kecelakaan 224 Meninggal Dunia, Luka Berat 275

×

Trend Lakalantas Kalbar Tinggi, 6 Bulan Terakhir 573 Peristiwa Kecelakaan 224 Meninggal Dunia, Luka Berat 275

Sebarkan artikel ini
Apel gelar pasukan dalam rangka operasi patuh Kapuas - 2023 dihalaman Mapolres Kapuas Hulu, Senin (10 Juli 2023) - (Foto: Bayu Hary Widodo -

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Dalam rangka operasi patuh Kapuas – 2023, Kepolisian Resor Kapuas Hulu menggelar apel gelar pasukan yang dipimpin oleh Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Kompol Hilman Malaini, dihalaman apel Mapolres setempat. Senin (10 Juli 2023)

Untuk diketahui, apel gelar pasukan operasi patuh ini dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Polri mulai dari tingkat Markas Besar Polisi (Mabes Polri) hingga kesatuan kewilayahan Polres.

Operasi patuh Kapuas – 2023 dengan mengambil tema “Patuh dan Tertib Berlalu Lintas Merupakan Cermin Moralitas Bangsa “.

Wakapolres Kapuas Hulu selaku pemimpin apel membacakan amanat Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto, antara lain bahwa Lalu lintas adalah urat nadi kehidupan.

“Oleh karenanya, kegiatan pemolisian dalam mewujudkan Road Safety Zero Accident atau lalulintas yang aman, selamat, tertib dan lancar harus dikedepankan sebagai wujud pelayanan prima kepolisian terhadap masyarakat, “kata Wakapolres.

Dikatakan Wakapolres, trend angka Kecelakaan Berlalu Lintas (Laka lantas) di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) dalam 6 bulan terakhir terdapat 573 peristiwa kecelakaan yang menelan korban meninggal dunia sebanyak 224 orang, luka berat 275 orang dan luka ringan mencapai 429 orang.

“Hal tersebut menunjukkan bahwa tingkat pelanggaran dan resiko kecelakaan di Kalbar masih relatif tinggi dan perlu menjadi perhatian kita bersama,” kata Wakapolres.

Wakapolres sampaikan, operasi patuh Kapuas – 2023 yang akan dilaksanakan selama 14 hari yang dimulai dari tanggal 10 s/d 23 Juli 2023. Ini perlu dilaksanakan secara maksimal untuk mencapai hasil yang optimal.

“Selama pelaksanaan operasi patuh Kapuas – 2023 ini terdapat beberapa sasaran prioritas baik itu kendaraan roda empat ataupun roda dua,” terang Kompol Hilman.

Dijelaskan Hilman, pelanggaran-pelanggaran tersebut diantaranya seperti tidak menggunakan helm, berbonceng lebih dari satu, melawan arus.

“Kemudian knalpot brong/bising, balap liar, tidak menggunakan sabuk pengaman, menggunakan Handpone (HP) saat berkendara dan lain-lain, “jelasnya.

Ia berharap, dengan pelaksanaan operasi patuh Kapuas – 2023 ini, diharapkan dapat membangun budaya tertib berlalu lintas khususnya di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu.

“Semoga budaya tertib berlalu lintas di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu bisa terbangun dan masyarakat patuh tertib berlalu lintas, “pungkasnya mengakhiri.