* Harapkan Misi Operasi Patuh 2024 Tercapai
MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Berharap agar seluruh anggotanya, bertugas di Polrestabes Palembang dapat melaksanakan tugas dengan amanah dan tanggungjawab dengan baik, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Dr Harryo Sugihhartono turunkan ilmu reskrim dan pengalamannya, yang memang dari awal basicnya sebagai penyidik reskrim. Tujuannya agar misi Operasi Patuh 2024 tercapai, Selasa (16/7/2024).
“Betul, khusus hari ini sengaja saya kumpulkan anggota reserse saja. Karena saya akan menurunkan ilmu dan pengalaman saya selama menjadi penyidik. Karena memang basic saya sudah dari awal sebagai penyidik, tentu ilmu dan pengalaman baik yang saya jalani akan saya tularkan, sebagai bekal anggota di lapangan, agar dapat menjadi lebih baik,” ungkap Kapolrestabes Palembang.
Orang nomor satu di Polrestabes Palembang itu menambahkan, dirinya mengumpulkan seluruh reserse karena dipandang perlu untuk merefresh kembali tentang penegakan hukum.
“Saya menilai perlu untuk diberikan pembekalan dan pemahaman kembali, merefresh kembali hal-hal tentang penegakan hukum, terkait dengan pemahaman yang mendasar, antara penyelidikan dan penyidikan, dengan tujuan agar dapat menentukan tindakan yang benar di lapangan,” ujar Kapolrestabes Palembang.
Bapak berpangkat melati tiga itu menjelaskan, saat ini reserse menjadi satu kesatuan fungsional yang dapat dikatakan memliki nilai prestis yang lebih.
“Itu karena reserse kriminal memliki tugas membantu masyarakat dalam pengungkapan kasus, permasalahan sosial, hukum kriminalitas. Harapan itulah yang menjadi tugas anggota kami, mensuport terhadap stabilitas keamanan di Kota Palembang, dengan harapan bisa menjawab bentuk-bentuk ancaman kriminal,” urai Kapolrestabes Palembang.
Kapolrestabes menjabarkan, dirinya mengumpulkan anggotanya itu dalam rangka penekanan kegiatan Operasi Patuh 2024.
“Polrestabes etalasenya provinsi Sumsel, sehingga dengan adanya operasi patuh, yang notabane penekanannya 20 penegakan hukum, 80 persen condong kepada tindakan-tindakan bersifat preemtif dan preventif, maupun refresif dan persuasif. Kita berikan pencerahan bagaimana cara bertindak anggota dilapangan sehingga misi Operasi Patuh Musi 2024 tercapai,” tukasnya.














