MATTANEWS.CO, TANAH DATAR – Abu Vulkanik Merapi, sudah mulai menggangu aktifitas Waga, Nagari Tanjung, kecamatan Sungayang, akibat Letusan Merapi pada, Saptu(17/5/2025).
Dengan seringnya Erupsinya Merapi dan hasil letusan pada siang tadi, membuat abunya jatuh di Nagari Tanjung, yang tebal dan membuat warga sedikit tergangu untuk beraktifitas, dan bikin jalanan, berkabut saat pengguna melintas.
Aan, seorang warga nagari Tanjung saat diwawancarai, tentang abu menyelimuti lokasi kerjanya, iya memang sedikit tergangu aktifitasnya untuk bekerja, atas abu vulkanik yang dibawah angin ke Magari Tanjung ini.
“Kami, sedikit terganggu atas letusan merapi tadi siang, dikarnakan abunya, sudah mulai menyakitkan mata, dan aktifitas bekerja, terpaksa kami hentikan untuk hari ini” katanya.
Seandainya tidak turun huja pada hari ini, iya mungkin besok, tidak akan bekerja juga, karna abu tersebut bisa membuat gangguan petnapasan, dan penglihatan.
“Dengan tebalnya abu Vulkanik tersebut, kami berharap turun hujan, namun jikalau tidak turun hujan, berkemungkinan, besoknya kami, akan libur juga bekerja, karna abu tersebut, bisa membuat, pernapasan kami, sesak dan mata sakit” tugasnya juga.
Sementara itu, Astuti, 50 Tahun yang juga warga Tanjung, dengan adanya letusan gunung merapi, yang abunya tebal diwilah, sunganyang dan sekitarnya, memang betul membuat warga sedikit terganggu, untuk beraktifitas.
“Memang betul, atas kejadian akibat letusan merapi, memang aktifitas warga terganggu, karna tebalnya abu Vulkanik, dan untuk itu, kami sebagai warga, mohon, diperhatikan juga oleh, pemerintah, mungkin dengan bantuan, masker, atau bantuan untuk menyiram jalanan, yang berkabut, sedikit menggangu para penguna jalan tersebut” pungkasnya.














