MATTANEWS.CO, SULBAR – Pemprov Sulbar melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Sunusi Usman, mengumumkan daftar peserta Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat provinsi tahun 2025.
Acara pengumuman di Kantor Kesbangpol Sulbar, Jumat (11/7/2025), turut dihadiri oleh Kepala Bidang Bina Ideologi dan Wawasan Kebangsaan, H. Darwis, serta Tenaga Ahli Aplikasi Transparansi Paskibraka Sulbar, Danar.
“Mudah-mudahan keputusan ini menjadi Jumat yang berkah dan diridhai Allah SWT, sekaligus bernilai ibadah,” papar Sunusi, Minggu (13/7/2025).
Proses seleksi peserta merupakan tindak lanjut dari penilaian Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pusat. Sunusi menjelaskan, nama-nama yang lolos telah dimasukkan BPIP melalui aplikasi transparansi.
“Hari ini kami umumkan dan telah menyampaikan daftar final ke kabupaten-kabupaten untuk peserta tingkat Provinsi Sulawesi Barat,” jelasnya, Sabtu (12/7/2025).
Dari enam kandidat yang diusulkan, dua orang berhasil lolos ke tingkat nasional. Empat peserta lainnya akan menjadi cadangan sekaligus mengikuti Paskibraka tingkat provinsi.
“Jika ada halangan pada dua perwakilan nasional, empat cadangan ini siap menggantikan. Semoga tidak terjadi,” tambahnya.
Diketahui, setelah seleksi BPIP, Kesbangpol Sulbar akan memimpin pelatihan peserta. Langkah pertama adalah membentuk tim pelatih gabungan dari TNI, Polri (Polda), Lanal, dan internal Kesbangpol. Surat Keputusan (SK) tim pelatih akan ditandatangani langsung oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK).
Meski jadwal pemusatan latihan belum final, Sunusi memperkirakan kegiatan akan dimulai awal Agustus 2025. “Pasti di bulan Agustus, dengan sistem asrama,” tegasnya.
Kesbangpol telah menyiapkan seluruh kebutuhan peserta, termasuk atribut (seragam latihan hingga seragam hari-H), akomodasi, dan transportasi dari kabupaten ke provinsi.
Sunusi menyampaikan, mewakili Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (SDK-JSM), berpesan agar peserta menjaga kedisiplinan dan manajemen waktu.
“Yang terpenting, mintalah restu orang tua. Semoga proses latihan hingga pengibaran bendera berjalan lancar dan dalam lindungan Allah SWT,” tukasnya.














