Geger, Warga Temukan Mayat Diduga ODGJ
MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Warga Kecamatan Bika digegerkan dengan penemuan sosok mayat di Dusun Ujung Pinang Desa Bika Hulu, Kecamatan Bika Kabupaten Kapuas Hulu pada Jumat (25/7/2025).
Mayat yang diketahui identitasnya bernama Yosep Suhada (54) itu ditemukan tepatnya di semak-semak tepi parit jalan Poros Bika – Putussibau.
Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Roberto Aprianto Uda menyampaikan sosok mayat pria tersebut ditemukan pada pukul 06.30 WIB oleh warga bernama Budi dan Majit saat hendak berangkat kerja dengan menggunakan sepeda motor masing – masing dari Dusun Ujung Pinang menuju ke arah Putussibau.
“Saat melewati tanah/kebun Ibu Barot, mereka ada mencium bau busuk yang menyengat, sehingga mereka berdua berhenti dan mencari sumber bau busuk yang menyengat tersebut,” terang Kapolres kepada wartawan.
Tidak Jauh dari jalan tepatnya di semak parit tepi jalan, saat mereka menyibak semak tersebut ditemukan mayat seseorang yang telah membusuk atau berulat dengan posisi duduk terlungkup.
“Setelah mengenali dari korban serta pakaiannya, saksi dua orang tersebut mereka mengabarkan kepada keluarga korban, pihak desa dan warga sekitar,” katanya.
Mendengar kabar tersebut, Polsek Bika bersama keluarga korban dan masyarakat melakukan evakuasi pada Pukul 08.00 Wib dan dibawa serta di serahkan kepihak keluarga oleh Kapolsek Bika untuk di makamkan sesuai dengan agama korban yang di saksikan oleh Kades Teluk Sindur dan Temenggung Dayak kantuk Kecamatan Bika.
Atas kejadian tersebut, keluarga korban menerima serta Ikhlas akan kematian korban dan juga menolak untuk di lakukan visum maupun otopsi karena diketahui korban sering sakit.
Adapun kesehariannya, korban tinggal sendiri di rumah taman baca yang tidak digunakan karena yang bersangkutan adalah ODGJ (orang dengan gangguan jiwa) dan tidak pernah bicara serta sering jalan kemana-mana.
Berdasarkan keterangan warga setempat, terakhir korban masih terlihat pada Hari selasa minta makan di Pos Babinsa Simpang Teluk Sindur dan berjalan kaki kearah Dusun Ujung Pinang dan pihak keluarga serta warga rencananya akan melakukan pencarian korban pada hari ini karena korban tidak terlihat selama dua hari dan memasuki hari ketiga pada hari ini.















