MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Komitmen Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat kecil kembali diwujudkan secara nyata. Sebanyak 200 unit becak listrik diserahkan kepada pengemudi becak lanjut usia di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, dalam acara resmi yang digelar di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Sabtu (10/1/2026).
Penyerahan bantuan becak listrik tersebut dilakukan oleh Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., didampingi Wakil Bupati H. Ahmad Baharuddin, S.M., serta dihadiri jajaran Forkopimda, Pj Sekda Tulungagung Soeroto, S.Sos., M.M., perwakilan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), PT Pindad, kepala OPD, camat, hingga para pengemudi becak penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Bupati Gatut Sunu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian serius terhadap kelompok masyarakat kecil, khususnya para pengemudi becak yang selama puluhan tahun menjadi bagian penting transportasi rakyat.
“Bantuan becak listrik ini adalah bukti nyata keberpihakan negara kepada rakyat kecil. Ini bukan sekadar alat transportasi, tetapi simbol kepedulian dan penghormatan kepada para pengemudi becak yang telah mengabdi melayani masyarakat,” tegasnya.
Ia menjelaskan, 200 unit becak listrik tersebut diberikan secara selektif kepada pengemudi becak berusia di atas 60 tahun dan masuk dalam kategori 50 persen penduduk dengan tingkat kesejahteraan terendah. Dari hasil pendataan, mayoritas penerima bantuan berusia antara 65 hingga 69 tahun, bahkan beberapa di antaranya telah berusia lebih dari 80 tahun.
“Dengan becak listrik ini, para pengemudi yang usianya sudah sepuh bisa bekerja lebih ringan, lebih aman, dan tetap bermartabat,” ujarnya.
Bupati Gatut Sunu juga menegaskan bahwa becak listrik bantuan Presiden Prabowo ini tidak boleh diperjualbelikan. Ia mengingatkan para penerima agar menjaga amanah tersebut dan memanfaatkannya untuk meningkatkan pendapatan keluarga.
“Ini amanah dari Presiden. Jangan sampai disalahgunakan. Pemerintah Kabupaten Tulungagung akan melakukan pendampingan dan pengawasan agar program ini benar-benar tepat sasaran dan berkelanjutan,” tandasnya.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Tulungagung berharap sinergi antara Pemkab, Yayasan GSN, dan PT Pindad dapat terus diperkuat agar program pemberdayaan masyarakat serupa bisa menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.
Usai penyerahan simbolis, kegiatan dilanjutkan dengan konvoi becak listrik yang diikuti langsung oleh Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Wakil Bupati Ahmad Baharuddin, jajaran Forkopimda, Pj Sekda, kepala OPD, serta 19 camat se-Kabupaten Tulungagung, menyusuri kawasan pusat kota dan finish di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso.
Program bantuan becak listrik ini menjadi penegasan bahwa kehadiran negara tidak berhenti pada janji, melainkan hadir nyata di tengah rakyat, mendorong kesejahteraan, dan menjaga martabat masyarakat kecil hingga ke akar rumput.














