Reporter : Nasir
Banyuasin, Mattanews.co – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) DPD Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan (Sumsel) kembali menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI.
Acara yang digelar di gedung Auditorium Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin ini, dihelat pada hari Rabu (11/12/2019).
Bupati Banyuasin Askolani membuka secara langsung Musda ke-VI DPD KNPI Banyuasin periode 2019-2023 ini.
“Harapan kita semua bersatu padu karena banyak unsur di KNPI ini ada dari NU, Muhamadiyah, partai politik. Ini merupakan kekutan maha besar penting dan strategis 46 tahun KNPl,” ujarnya.
Orang nomor satu di Kabupaten Banyuasin ini juga meminta agar KNPI bisa menjadi mitra stragis era indrustri 4.0.
Dia berharap momentum dan kekompakan persaudaraan ini, haruslah mengutamakan musyawara mufakat.
“Kalau tidak tercapai baru voting. Keluarkanlah cara pola pikir terpelajar, buang pola pikir yang tidak benar,” ungkapnya.
Ketua KNPI Sumsel Iksan menyampaikan agar para kader KPNI bisa menjadi pemimpin baru.
“Sebagai teks line adalah mitra strategis pemerintah harapannya, kita dapat pemimpin mengayomi kita semua. Seluruh pihak agar bisa berkalaborasi untuk membangun Kabupaten Banyuasin,” katanya.
Menurut Ketua KNPI Banyuasin Basuni Rohimin, KNPI Banyuasin pada masa kepemimpinannya sukses membentuk pembentukan kepengurusan. Bahkan telah terbentuk 20 OPK dari 21 Kecamatan di Kabupaten Banyuasin.
“Satu kecamatan yang belum terbentuk yaitu kecamatan Karang Agung Ilir. Y KNPI Banyuasin berkontribusi dalam pembentukan candradimuka pemuda, OPK dan organisasi masyarakat (ormas),” ungkapnya.
Dia pun menyampaikan permintaan maafnya, jika selama menjabat ada keterbatasan menjadi pemimpin.
Editor : Nefri














