MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Langkah kaki Mayor Inf Eriyadi menapak di tanah Desa Apan, Kecamatan Embaloh Hulu. Bukan sekadar kunjungan. Sabtu (11/7/2026), Kepala Staf Kodim 1206 Putussibau itu datang membawa satu misi memastikan sejarah baru pembangunan di perbatasan dimulai dengan sempurna.
Di lokasi yang akan menjadi panggung upacara pembukaan TMMD Reguler Perbatasan ke-129, Kasdim berdiri memandangi lapangan. Angin dari hulu sungai sesekali berhembus, seolah menguji kesiapan.
Di belakangnya, para Perwira Staf, Danramil, dan personil kodim mengikuti setiap arahan dengan serius. Tidak ada ruang untuk lengah.
Peninjauan ini bukan formalitas. Ini adalah garis akhir sebelum peluit pembuka dibunyikan. Setiap sudut diteliti. Dari kokohnya mimbar upacara, kemiringan tanah lapangan, alur rute protokoler tamu VIP, hingga titik-titik strategis penempatan personel pengamanan.
“Kita tidak boleh kecolongan di hal kecil. Karena dari hal kecil inilah, masyarakat akan menilai keseriusan kita,” ujar Mayor Inf Eriyadi di tengah lapangan.
Di hadapan panitia, Kasdim menyampaikan penekanan yang tegas. Suaranya mantap memecah keheningan.
Pertama soal fasilitas. Pengeras suara harus menggelegar jelas hingga ke barisan paling belakang. Tenda transit untuk tamu undangan dan pejabat harus siap teduh dan nyaman. Tim medis dan pos kesehatan wajib siaga.
“Bayangkan jika saat upacara sound mati, atau ada tamu yang butuh pertolongan dan tim medis tidak siap. Wibawa kita akan runtuh di menit pertama,” tegasnya.
Kedua, soal arus. Rute masuk keluar kendaraan pejabat, tamu undangan, dan pasukan harus steril dan sistematis.
Kasdim tidak ingin pemandangan kemacetan atau kerumunan merusak kekhidmatan upacara pembukaan program strategis nasional ini.
“Atur sedemikian rupa. Upacara ini wajah kita. Wajah TNI, wajah pemerintah, wajah Kapuas Hulu,” katanya.
Desa Apan berada di wilayah perbatasan. Cuaca di sini bisa berubah dalam hitungan menit. Sadar akan hal itu, Kasdim memerintahkan adanya rencana cadangan.
“Siapkan contingency plan. Jika hujan, di mana tamu berteduh? Jika panas, bagaimana sirkulasi udara di tenda? Lapangan ini harus tetap bersih. Bersihkan secara berkala. Kita ingin tamu dan masyarakat merasa nyaman dan bangga berada di sini,” instruksinya.
Yang terakhir dan paling penting, sinergi. Kasdim meminta seluruh personel Kodim 1206 Putussibau melekat penuh. Komunikasi dengan Polri dan Pemda harus hidup 24 jam sampai hari H.
“Ini bukan kerja satu orang. Ini kerja kita semua. Upacara pembukaan ini adalah cerminan awal dari kesuksesan seluruh rangkaian TMMD ke depan. Nama baik satuan, nama baik daerah ada di pundak kita,” pungkas Mayor Inf Eriyadi. (*)














