BERITA TERKINIHEADLINEPEMKOT PALEMBANG

Ratu Dewa Tekankan Program Pemkot Harus Terasa hingga Akar Rumput, Evaluasi Kinerja OPD Secara Menyeluruh

×

Ratu Dewa Tekankan Program Pemkot Harus Terasa hingga Akar Rumput, Evaluasi Kinerja OPD Secara Menyeluruh

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Wali Kota Palembang, Drs. H. Ratu Dewa, M.Si., menegaskan seluruh program Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang harus benar-benar memberikan manfaat yang dirasakan masyarakat hingga ke tingkat paling bawah. Penegasan itu disampaikan saat memimpin rapat evaluasi paripurna bersama seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pejabat administrator, dan pejabat pengawas di lingkungan Pemkot Palembang.

Dalam rapat tersebut, Ratu Dewa mengevaluasi langsung capaian program masing-masing OPD, mulai dari progres pelaksanaan, tindak lanjut, hingga target waktu penyelesaian.

“Kita ingin memastikan setiap program yang sudah direncanakan benar-benar berjalan sesuai target. Tadi kita bedah satu per satu, mulai dari progresnya, tindak lanjutnya, sampai estimasi penyelesaiannya,” kata Ratu Dewa usai rapat.

Menurutnya, secara umum pelaksanaan program sudah berada di jalur yang tepat. Namun, ia mengingatkan seluruh perangkat daerah agar tidak cepat berpuas diri karena masih banyak pekerjaan yang harus dioptimalkan.

“Secara umum program sudah berjalan, tetapi masih membutuhkan optimalisasi. Saya ingin semua OPD bergerak lebih cepat dan lebih responsif,” ujarnya.

Dalam evaluasi tersebut, Dinas Kesehatan menjadi OPD yang mendapat apresiasi karena dinilai memiliki capaian program paling baik dibandingkan perangkat daerah lainnya.

“Saya mengapresiasi Dinas Kesehatan yang menunjukkan progres cukup baik. Ini tentu harus menjadi motivasi bagi OPD lain agar terus meningkatkan kinerjanya,” ungkapnya.

Meski demikian, Ratu Dewa memberikan sejumlah catatan kepada beberapa dinas strategis. Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), misalnya, diminta mempercepat penataan kota dan pembangunan infrastruktur dasar.

“Saya minta DLH dan PUPR lebih serius dalam mempercantik wajah kota serta mempercepat pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Dinas Perhubungan diminta meningkatkan efektivitas penanganan transportasi dan lalu lintas agar mobilitas masyarakat semakin baik.

“Persoalan transportasi dan kemacetan harus terus dibenahi. Dishub harus hadir dengan solusi yang konkret,” katanya.

Perhatian khusus juga diberikan kepada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan), terutama terkait percepatan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

“Dari sekitar 3.067 rumah yang telah terdata, saya minta dilakukan validasi kembali agar datanya benar-benar akurat. Setelah itu percepatan pelaksanaannya harus segera dilakukan sehingga masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya,” ujar Ratu Dewa.

Ia juga meminta penataan taman-taman kota menjadi perhatian agar ruang publik semakin nyaman dan menarik bagi masyarakat.

Di sektor pendidikan, Ratu Dewa meminta Dinas Pendidikan memprioritaskan rehabilitasi sekolah, khususnya bangunan SD dan SMP yang mengalami kerusakan berat.

“Sarana dan prasarana pendidikan harus menjadi perhatian. Sekolah yang rusak berat harus segera ditangani agar proses belajar mengajar tidak terganggu,” katanya.

Untuk memastikan seluruh program berjalan maksimal, Ratu Dewa menginstruksikan Sekretaris Daerah, para asisten, serta seluruh kepala OPD melakukan pengawasan secara menyeluruh hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.

“Saya minta dilakukan check and re-check. Jangan hanya melihat laporan di atas meja, tetapi pastikan kondisi di lapangan sesuai. Semua harus turun sampai ke kecamatan dan kelurahan,” tegasnya.

Menurut Ratu Dewa, ukuran keberhasilan pemerintah bukan hanya dari banyaknya program yang dijalankan, tetapi sejauh mana masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya.

“Yang paling penting bagi saya, seluruh program pemerintah harus terasa sampai ke tingkat grassroot. Baik di bidang ekonomi, pemberdayaan masyarakat, pembangunan infrastruktur, maupun perbaikan rumah tidak layak huni. Warga harus benar-benar merasakan kehadiran pemerintah,” ujarnya.

Terkait capaian pembangunan, Ratu Dewa mengungkapkan realisasi program pada semester pertama saat ini telah mencapai sekitar 30 hingga 35 persen.

“Alhamdulillah, realisasi semester pertama berada di kisaran 30 sampai 35 persen. Saya optimistis angka ini akan terus meningkat seiring percepatan pelaksanaan program di seluruh OPD,” katanya.

Ia menegaskan evaluasi seperti ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan.

“Kita ingin budaya kerja yang cepat, terukur, dan berorientasi pada hasil terus tumbuh di lingkungan Pemkot Palembang. Target pembangunan harus tercapai tepat waktu dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkas Ratu Dewa.