BERITA TERKININUSANTARAPEMERINTAHAN

Investasi Tulungagung Lampaui Target di Semester I 2026, Tembus Rp652,21 Miliar, UMK Jadi Motor Penggerak

×

Investasi Tulungagung Lampaui Target di Semester I 2026, Tembus Rp652,21 Miliar, UMK Jadi Motor Penggerak

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Kinerja investasi Kabupaten Tulungagung pada semester pertama tahun 2026 mencatat capaian yang melampaui ekspektasi. Hingga pertengahan tahun, realisasi investasi telah mencapai Rp652,21 miliar, atau 119,45 persen dari target tahunan dalam RPJMD 2026 yang dipatok sebesar Rp546 miliar.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tulungagung, Dra. Imroatul Mufidah, M.Si., menyebut capaian tersebut menunjukkan iklim investasi daerah terus bergerak positif meski kondisi ekonomi global masih dibayangi ketidakpastian.

“Total akumulasi investasi semester pertama tahun 2026 mencapai Rp652,21 miliar. Artinya, capaian ini sudah melampaui target investasi tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp546 miliar,” ujar Imroatul saat dijumpai di ruang kantornya, Selasa (28/7/2026).

Menurutnya, realisasi investasi tersebut telah mencapai 119,45 persen dari target tahunan, sehingga target investasi satu tahun penuh berhasil dilampaui hanya dalam enam bulan pertama.

Investasi UMK Dominasi hingga 78 Persen

Lonjakan investasi tersebut didorong kuat oleh sektor Usaha Mikro dan Kecil (UMK). Dari total investasi yang masuk, sektor UMK menyumbang Rp467,95 miliar, atau sekitar 78 persen dari keseluruhan nilai investasi.

Imroatul mengatakan peningkatan investasi UMK terjadi berkat tumbuhnya aktivitas ekonomi kerakyatan, termasuk sektor perdagangan tradisional serta program-program pemberdayaan seperti SPPG dan KDMP.

“Memang investasi di sektor UMK naik tajam. Salah satunya berasal dari SPPG dan KDMP, selain perdagangan yang bersifat tradisional. Kami juga terus melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada pelaku UMK agar tertib menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) melalui aplikasi OSS,” jelasnya.

Bukti Ekonomi Mikro Tulungagung Tetap Kuat

Ia menilai tingginya investasi UMK menjadi indikator bahwa fondasi ekonomi mikro di Tulungagung masih sangat kokoh dan tidak terlalu terdampak perlambatan ekonomi global.

“Kondisi global yang saat ini menurun tidak begitu berpengaruh di Tulungagung karena ekonomi mikronya kuat,” tegasnya.

DPMPTSP juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh investor dan pelaku usaha yang telah disiplin menyampaikan laporan investasi melalui sistem Online Single Submission (OSS).

Kenaikan Jauh di Atas Ekspektasi

Imroatul mengungkapkan, kenaikan investasi UMK tahun ini berada jauh di atas proyeksi pemerintah daerah. Sebagai perbandingan, pada tahun-tahun sebelumnya investasi UMK rata-rata hanya berkisar Rp150 miliar per semester atau sekitar Rp300 miliar dalam setahun.

Namun pada semester pertama 2026 saja, nilainya telah melonjak menjadi hampir Rp468 miliar, atau meningkat drastis dibandingkan capaian sebelumnya.

Siapkan Regulasi untuk Tarik Investasi Besar

Meski investasi UMK berkembang pesat, DPMPTSP tidak berhenti di situ. Pemerintah Kabupaten Tulungagung kini mulai mendorong peningkatan investasi dari sektor padat modal dengan menyiapkan berbagai instrumen pendukung.

Salah satunya melalui penyusunan regulasi yang memberikan kemudahan dan insentif bagi investor berskala besar.

“Untuk menggaet investor dengan nilai investasi besar diperlukan pemberian insentif maupun kemudahan berusaha. Hal itu nantinya akan diagendakan bersama DPRD melalui pembentukan Perda Penanaman Modal,” pungkas Imroatul.

Dengan capaian yang telah melampaui target tahunan hanya dalam enam bulan, Pemerintah Kabupaten Tulungagung optimistis tren investasi akan terus meningkat hingga akhir 2026. Jika pertumbuhan ini mampu dipertahankan, Tulungagung berpeluang mencatat rekor investasi tertinggi dalam beberapa tahun terakhir sekaligus memperkuat daya saing ekonomi daerah.